Lamongan
Wujudkan Kejayaan Lamongan, Pemkab Gelar Kolaborasi dengan Mahasiswa

Memontum Lamongan – Untuk menuju kabupaten yang masyhur, sejahtera lahir dan batin masyarakatnya, diperlukan kolaborasi dengan siapapun dengan akan membentuk kekuatan besar untuk mewujudkan kejayaan Lamongan. Pernyataan itu, disampaikan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, di hadapan seluruh mahasiswa Lamongan yang tergabung dalam Forum Nasional Mahasiswa Lamongan (Fornasmala) saat Musyawarah Nasional (Munas) IV di Kota Batu.
Melalui tema ‘Kolaborasi Pemuda Menyongsong Kemajuan Lamongan’, hal ini sesuai dengan apa yang sedang dilakukan Bupati Yuhronur, yakni kolaborasi dengan siapapun di berbagai kegiatan. Termasuk, kolaborasi dengan mahasiswa, generasi muda Lamongan potensial yang akan menjadi penerus bangsa.
“Kolaborasi berarti kita senantiasa membuka diri mewujudkan Lamongan yang inklusif bagi siapapun yang tinggal di Lamongan. Untuk memiliki hak yang sama dalam membesarkan dan menjadikan Lamongan jaya,” ujarnya, Selasa (26/07/2022) tadi.
Baca juga :
- Pemkab Lamongan Terus Konsisten Tingkatkan Perbaikan Infrastruktur Jalan
- Dorong Kemajuan Pendidikan, Pemkab Lamongan Sambut Kedatangan 713 Mahasiswa Unair
- Bupati Lamongan Kick Off SPPT PBB P2 Tahun 2026
- Bupati Yuhronur Resmikan Air Mancur Menari di Kawasan Gajah Mada Lamongan
- Bupati Yuhronur Resmikan 2 Gedung Baru Hasil Hibah di Polres Lamongan
Sebagai bentuk implementasi dari perwujudan visi terwujudnya kejayaan Lamongan yang berkeadilan, Bupati Yuhronur bersama Wabup Lamongan, KH Abdul Rouf, memiliki 10 program prioritas. Diantaranya, yakni program super prioritas Jamula (Jalan Alus dan Mulus Lamongan) yang sudah mulai diimplementasikan. Bahkan, Pemkab telah menganggarkan Rp 200 miliar yang dananya dari pinjaman Bank Daerah, serta program Perintis (Pendidikan Berkualitas dan Gratis) hingga pemberian beasiswa hingga jenjang S2 bagi hafidz Quran.
“Untuk mempercepat pembangunan daerah, Pemkab Lamongan menganggarkan dana sebesar Rp 200 miliar, untuk infrastruktur yang dananya dari pinjaman daerah. Meskipun dananya dari pinjaman, tentunya kita mampu untuk membayarnya. Termasuk, membayar bunga dari pinjaman tersebut. Ini sudah diperhitungkan, sehingga kita berani untuk melakukannya. Sehingga ketika tidak dibangun sekarang (infrastruktur) kerugiannya tidak hanya bunga saja tetapi semakin besar, seperti arus transportasi, arus ekonomi yang lambat,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Yuhronur juga memberi motivasi kepada seluruh mahasiswa tentang pentingnya menuntut ilmu. Menurutnya semangat mencari ilmu harus tetap digelorakan dan tidak memandang usia. (zen/gie)

Pemerintahan7 tahunPemkab Gelar Seminar Sejarah Gajah Mada Putra Lamongan, Ketua Lesbumi PBNU Agus Sunyoto Ungkap fakta-fakta Baru Gajah Mada di Lamongan
Pemerintahan7 tahunBengawan Solo Diduga Tercemar Limbah Tekstil dari Jawa Tengah, Pemkab Lamongan Imbau Petani Tak Gunakan Air Sementara Waktu
Pemerintahan6 tahunMaksimalkan Pelayanan saat Covid-19, Disdukcapil Lamongan Manfaatkan Aplikasi Sego Boran
Pemerintahan6 tahunBupati Fadeli Tegaskan Target Kinerja Wajib Dipenuhi, Canangkan Zona Integritas dan Penyerahan Penghargaan SAKIP Perangkat Daerah 2019
Lamongan12 bulanBeasiswa Perintis Dimulai, Bupati Lamongan Tambah Anggaran hingga Total Rp 7,5 Miliar
Lamongan11 bulanBupati Lamongan Tegaskan Gerakan Pramuka Solusi Menciptakan Generasi Tangguh
Lamongan11 bulanSemarakkan HUT Kemerdekaan, Bupati Lamongan Berangkatkan Lomba Gerak Jalan Tingkat SD
Kabar Desa11 bulanMas Dirham Ajak Kader Muhammadiyah Berperan Aktif dalam Membangun Lamongan















