KREATIF MASYARAKAT
Berawal dari Iseng, Warga Lamongan Sukses jadi Pengusaha Minyak Kayu Putih

Memontum Lamongan – Berawal dari iseng menanam pohon kayu putih, setelah empat tahun di jalani, kini warga Lamongan berhasil menikmati kesuksesannya membuat minyak kayu putih. Dia adalah Sutikno salah satu warga asal Dusun Kedungkidang, Desa Barurejo, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan. Sebelumnya, ia juga sempat menanam tanaman lain. Namun, hasilnya masih kurang memuaskan.
Sutikno mengatakan, dalam membuat usaha kayu putih terlebih dulu ia menanam polowijo. Tetapi, untuk hasil pendapatan masih jauh dari apa yang diharapkannya. Sehingga untuk mendapatkan penghasilan yang lebih harus mencari jalan alternatif lain, akhirnya dengan isengnya, ia menanam kayu putih.
“Mulanya kita hanya iseng-iseng saja setelah mengeluarkan hasil dan dirasa mendapatkan nilai lebih akhirnya kita menyeriusinya karena kalau di banding dengan sistem polowijo hitungannya masih menang kayu putih,” ungkap Sutikno, Senin (25/10/2021).
Baca juga:
- Pemkab Lamongan Terus Konsisten Tingkatkan Perbaikan Infrastruktur Jalan
- Dorong Kemajuan Pendidikan, Pemkab Lamongan Sambut Kedatangan 713 Mahasiswa Unair
- Bupati Lamongan Kick Off SPPT PBB P2 Tahun 2026
Selain itu, Sutikno menjelaskan, dalam pemilihannya untuk menyeriusi kayu puti juga dipacu salah satu faktor, yaitu karena tanaman kayu putih jauh dari jangkauan wabah hama, di antaranya wabah ulat, tikus dan serangga lainnya. Bahkan masyarakat petani yang menanam selain kayu putih ketika mereka mengalami gagal panen karena serangan hama, petani kayu putih masih tetap eksis bisa panen.
“Dalam prosesnya, kayu putih mulai tanam sampai bisa dipanen hanya membutuhkan waktu satu tahun delapan bulan. Dalam hitungan waktu tersebut nikmat dari hasil kayu putih sudah bisa dirasakannya,” terangnya.
Sutikno menuturkan, dalam pengolahan minyak kayu putih sebenarnya tidak terlalu sulit untuk dilakukannya. Hanya saja pada awal produksi ada sedikit hambatan karena harus mencari alat atau cara yang sesuai untuk mengolah menjadi minyak.
“Alat yang saya temukan saat ini walaupun masih manual, tetapi lebih efisien. Untuk hasil produksi randemennya lebih bagus dari pada pabrikan yang lebih besar, mulai dari sineol dan minyaknya,” ujarnya.
Sutikno menambahkan, usaha kayu putih ini dirintisnya mulai tahun 2018. Saat ini sudah memiliki sepuluh sampai dua belas pegawai, rata – rata mereka ditugaskan sebagai penyuling minyak kayu putih.
“Kayu putih yang diproduksi saat ini sudah mencapai 25 kilo gram perharinya dan untuk mencapai segitu harus didukung dengan keadaan cuaca yang baik, yaitu pada musim kemarau,” imbuhnya.
Sedangkan untuk lahan yang dimilikinya dan yang sudah dilakukan penanaman kayu putih saat ini sudah ada lima puluh hektar, terbagi menjadi lima tempat, diantaranya di wilayah Kecamatan Sambeng, Kecamatan Mantup, Kecamatan Tikung, Kecamatan Solokuro, dan Kecamatan Sukorame.
“Untuk jenis kayu putih yang di tanam, yaitu Clon 71. Adapun kegunaan dari hasil minyak kayu putih yang diolah, yaitu salah satunya untuk menghilangkan masuk angin atau kembung,” jelasnya. Sutikno berharap usahanya lebih maju, lebih berkembang, lebih besar dan pemerintah setempat beserta Kabupaten turut serta mendukung usahanya.
Menanggapi adanya penyulingan minyak kayu putih yang berada di Desa Barurejo, Kepala Desa Barurejo, Bibit mengatakan bahwa kegiatan penyulingan kayu putih ini sangat bagus dan kalau bisa dikembangkan sehingga nantinya bisa menyerap tenaga kerja yang lebih banyak lagi. “Semoga penyulingan minyak ini tambah besar dan tambah luas tempat atau lahan yang dibuat tanam kayu putih,” ujarnya. (zud/zen/gie)

Pemerintahan7 tahunPemkab Gelar Seminar Sejarah Gajah Mada Putra Lamongan, Ketua Lesbumi PBNU Agus Sunyoto Ungkap fakta-fakta Baru Gajah Mada di Lamongan
Pemerintahan7 tahunBengawan Solo Diduga Tercemar Limbah Tekstil dari Jawa Tengah, Pemkab Lamongan Imbau Petani Tak Gunakan Air Sementara Waktu
Pemerintahan6 tahunMaksimalkan Pelayanan saat Covid-19, Disdukcapil Lamongan Manfaatkan Aplikasi Sego Boran
Pemerintahan6 tahunBupati Fadeli Tegaskan Target Kinerja Wajib Dipenuhi, Canangkan Zona Integritas dan Penyerahan Penghargaan SAKIP Perangkat Daerah 2019
Lamongan12 bulanBeasiswa Perintis Dimulai, Bupati Lamongan Tambah Anggaran hingga Total Rp 7,5 Miliar
Lamongan11 bulanBupati Lamongan Tegaskan Gerakan Pramuka Solusi Menciptakan Generasi Tangguh
Lamongan11 bulanSemarakkan HUT Kemerdekaan, Bupati Lamongan Berangkatkan Lomba Gerak Jalan Tingkat SD
Kabar Desa11 bulanMas Dirham Ajak Kader Muhammadiyah Berperan Aktif dalam Membangun Lamongan















