Lamongan
Sidak Gunakan Motor Trail di Desa Sambungrejo, Bupati Lamongan Minta Tak Ada Lagi Gagal Panen

Memontum Lamongan – Menjadi salah satu wilayah yang dilintasi saluran Sungai Semarmendem di Bojonegoro, warga Desa Sambungrejo, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, mengaku sering mengalami gagal panen, dikarenakan melubernya air saluran sungai saat curah hujan tinggi. Keluh kesah itu, diterima Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, saat melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak) di saluran Sambungrejo, Kamis (12/01/2023) tadi.
Disampaikan Bupati Yuhronur, bahwa Pemkab Lamongan telah mengupayakan melalui koordinasi dengan Pemkab Bojonegoro, juga BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Bengawan Solo. Selain itu, juga melakukan beberapa tindakan sesuai dengan kewenangan, seperti melakukan perapian pinggiran saluran.
“Sudah dikoordinasikan dan semoga ini segera ada solusi. Jadi, nanti dinormalisasi, dikeruk dan ini menunggu izin dari BBWS Bengawan Solo. Nanti kalau sudah memperoleh izin, baru bisa dikeruk, walau belum dibuatkan pintu di Sungai Semarmendem. Minimal, air yang di sini sudah tidak meluber ke sawah-sawah petani,” kata Bupati Yuhonur.
Baca juga :
- Pemkab Lamongan Terus Konsisten Tingkatkan Perbaikan Infrastruktur Jalan
- Dorong Kemajuan Pendidikan, Pemkab Lamongan Sambut Kedatangan 713 Mahasiswa Unair
- Bupati Lamongan Kick Off SPPT PBB P2 Tahun 2026
- Bupati Yuhronur Resmikan Air Mancur Menari di Kawasan Gajah Mada Lamongan
- Bupati Yuhronur Resmikan 2 Gedung Baru Hasil Hibah di Polres Lamongan
Sesuai kewenangan yang dimiliki Pemkab Lamongan, pada kesempatan tersebut dilaksanakan perapian saluran Sambungrejo sepanjang 100 meter oleh Dinas Pekerjaan Umum SDA Kabupaten Lamongan. Tidak hanya itu, untuk perkuatan saluran di Sambungrejo, pada tahun ini direncanakan akan dibangun TPT (Tembok Penahan Tanah) dengan panjang kurang lebih 150 meter.
“Pokoknya, mari kita ikhtiarkan bersama-sama. Semoga kedepannya, tidak ada lagi gagal panen. Sehingga, panennya baik dan lancar semuanya,” tambahnya.
Sebelumnya dalam perjalanan menggunakan motor trail dari Babat ke Modo, Bupati Yuhronur juga telah meninjau pelaksanaan Gempur Saloka (Gerakan Bersih Lumpur Saluran dalam Kota) di Desa Bedahan Babat. Kegiatan rutinan ini, dimaksudkan untuk membersihkan dan mengecek sampah yang dibuang ke Kali Konang, dengan tujuan ketika nanti hujan deras, maka pompa tidak tersumbat dan terganggu tumpukan sampah. (zen/sit)

Pemerintahan7 tahunPemkab Gelar Seminar Sejarah Gajah Mada Putra Lamongan, Ketua Lesbumi PBNU Agus Sunyoto Ungkap fakta-fakta Baru Gajah Mada di Lamongan
Pemerintahan7 tahunBengawan Solo Diduga Tercemar Limbah Tekstil dari Jawa Tengah, Pemkab Lamongan Imbau Petani Tak Gunakan Air Sementara Waktu
Pemerintahan6 tahunMaksimalkan Pelayanan saat Covid-19, Disdukcapil Lamongan Manfaatkan Aplikasi Sego Boran
Pemerintahan6 tahunBupati Fadeli Tegaskan Target Kinerja Wajib Dipenuhi, Canangkan Zona Integritas dan Penyerahan Penghargaan SAKIP Perangkat Daerah 2019
Lamongan12 bulanBeasiswa Perintis Dimulai, Bupati Lamongan Tambah Anggaran hingga Total Rp 7,5 Miliar
Lamongan11 bulanBupati Lamongan Tegaskan Gerakan Pramuka Solusi Menciptakan Generasi Tangguh
Lamongan11 bulanSemarakkan HUT Kemerdekaan, Bupati Lamongan Berangkatkan Lomba Gerak Jalan Tingkat SD
Kabar Desa11 bulanMas Dirham Ajak Kader Muhammadiyah Berperan Aktif dalam Membangun Lamongan















