Lamongan
11 PSU di Lamongan Ditarget Akhir Tahun Diserahterimakan ke Pemkab

Memontum Lamongan – Pemerintah Kabupaten Lamongan tengah mengupayakan percepatan penyerahan pelayanan pemrosesan penyerahan sarana, prasarana dan ulititas (PSU) atau Fasum (fasilitas umum). Hal ini, merupakan salah satu upaya peningkatan indikator manajemen asset daerah dalam Monitoring Control of Prevention (MCP) KPK.
Bupati Lamongan, Yuhronur yang ditemui sesaat setelah mengikuti Rapat Koordinasi Virtual Progres Sertifikasi Aset dan Pengamanan Aset Pemda Wilayah Jawa Timur, Kamis (05/08) di Command Center, menyampaikan bahwa 11 perumahan dalam tahap verifikasi lapangan dan ditargetkan akhir tahun sudah diterima Pemda. “Untuk tahun 2020, ada empat PSU perumahan. Sedangkan tahun 202 sampai saat ini, penyerahannya sebanyak lima PSU. Sedangkan 11 perumahan dalam tahap verifikasi lapangan dan diharapkan akhir tahun, semua sudah dilakukan penyerahan ke Pemda,” ungkapnya.
Baca Juga:
Direktur Koordinasi Supervisi III KPK, Bahtiar Ujang Purnama, yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan, agar melakukan identifikasi ulang asset daerah agar tidak ada yang terlewat sehingga nanti di tahun 2023 sertifikasi asset daerah selesai seluruhnya. “Di sini KPK mendampingai Pemda dan BPN, untuk mengidentifikasi permasalahan apa yang ada di lapangan untuk manajemen asset daerah. Saat ini di Jawa Timur terdapat 5.383 sertifikasi asset yang sedang berjalan dan agar segera disusul dengan asset-aset yang lain,” ungkap Bahtiar.
Sampai dengan 4 Agustus 2021, MCP Kabupaten Lamongan saat ini 60,18 persen yang menduduki peringkat satu Jawa Timur dan peringkat 5 Nasional. Dari delapan indikator keberhasilan pencegahan korupsi secara maksimal, khususnya pada delapan area intervensi dalam pencegahan korupsi terintegrasi.
Delapan indicator tersebut yakni perencanaan dan penganggaran APBD sebesar 72,5 persen, Pengadaan barang dan jasa sebesar 61,1 persen, PTSP 62,68 persen, APIP 40,27 persen, Manajemen ASN 79,26 persen, Optimalisasi penerimaan daerah 42,16 persen, Manajemen asset daerah 63,3 persen dan Tata kelola Dana Desa 60,02 persen. (zud/zen/sit)

Pemerintahan7 tahunPemkab Gelar Seminar Sejarah Gajah Mada Putra Lamongan, Ketua Lesbumi PBNU Agus Sunyoto Ungkap fakta-fakta Baru Gajah Mada di Lamongan
Pemerintahan7 tahunBengawan Solo Diduga Tercemar Limbah Tekstil dari Jawa Tengah, Pemkab Lamongan Imbau Petani Tak Gunakan Air Sementara Waktu
Pemerintahan6 tahunMaksimalkan Pelayanan saat Covid-19, Disdukcapil Lamongan Manfaatkan Aplikasi Sego Boran
Pemerintahan6 tahunBupati Fadeli Tegaskan Target Kinerja Wajib Dipenuhi, Canangkan Zona Integritas dan Penyerahan Penghargaan SAKIP Perangkat Daerah 2019
Lamongan12 bulanBeasiswa Perintis Dimulai, Bupati Lamongan Tambah Anggaran hingga Total Rp 7,5 Miliar
Lamongan11 bulanBupati Lamongan Tegaskan Gerakan Pramuka Solusi Menciptakan Generasi Tangguh
Lamongan11 bulanSemarakkan HUT Kemerdekaan, Bupati Lamongan Berangkatkan Lomba Gerak Jalan Tingkat SD
Kabar Desa11 bulanMas Dirham Ajak Kader Muhammadiyah Berperan Aktif dalam Membangun Lamongan















