Hukum & Kriminal
Antisipasi Gangguan Kamtib dan Overload, 10 Napi Lapas Lamongan Dipindahkan ke Lapas Bojonegoro

Memontum Lamongan – Sepuluh Nara Pidana (Napi) Lapas Kelas IIB Lamongan, Kanwil Kemenkumham Jawa Timur, dipindahkan ke Lapas Kelas IIA Bojonegoro. Hal itu dilakukan, untuk meningkat pengawasan terhadap jumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan untuk mengurangi resiko gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib).
Kepala Lapas Lamongan, Supriyana, mengatakan pelanggaran keamanan dan tata tertib merupakan permasalahan yang paling sering terjadi di dalam Lapas Kelas IIB Lamongan. Sehingga, perlu adanya solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut.
“Salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk meminimalisir ganguan Kamtib, yaitu dengan cara pemindahan Narapidana ke Lapas Lain,” ungkap Supriyana, Kamis (02/12/2021).
Baca juga :
- Pemkab Lamongan Terus Konsisten Tingkatkan Perbaikan Infrastruktur Jalan
- Dorong Kemajuan Pendidikan, Pemkab Lamongan Sambut Kedatangan 713 Mahasiswa Unair
- Bupati Lamongan Kick Off SPPT PBB P2 Tahun 2026
- Bupati Yuhronur Resmikan Air Mancur Menari di Kawasan Gajah Mada Lamongan
- Bupati Yuhronur Resmikan 2 Gedung Baru Hasil Hibah di Polres Lamongan
Alasan Supriyana memindahkan sepuluh Napi ke Lapas Kelas IIA Bojonegoro, terangnya, karena juga Lapas penerima adalah termasuk Lapas yang maksimum dalam hal security. Jadi, selanjutnya akan lebih aman.
“Sepuluh Napi yang di pindahkan mereka adalah Napi yang tersandung kasus Undang – undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang penyalahgunaan Narkotika,” ujarnya.
Disisi lain, dijelaskan Supriyana, kapasitas Lapas Lamongan hanya mampu menampung 205 orang Napi. Namun, saat ini Lapas Lamongan sudah melebihi batas dari kapasitasnya, yaitu 535 orang Napi.
Dengan adanya pemindahan Napi tersebut, Supriyana berharap, semoga dapat mencegah dan menanggulangi gangguan kamtib di dalam Lapas Kelas IIB Lamongan. Sehingga dapat tercipta rasa aman, nyaman, tertib dan situasi kondisi yang kondusif. (zud/zen/sit)

Pemerintahan7 tahunPemkab Gelar Seminar Sejarah Gajah Mada Putra Lamongan, Ketua Lesbumi PBNU Agus Sunyoto Ungkap fakta-fakta Baru Gajah Mada di Lamongan
Pemerintahan7 tahunBengawan Solo Diduga Tercemar Limbah Tekstil dari Jawa Tengah, Pemkab Lamongan Imbau Petani Tak Gunakan Air Sementara Waktu
Pemerintahan6 tahunMaksimalkan Pelayanan saat Covid-19, Disdukcapil Lamongan Manfaatkan Aplikasi Sego Boran
Pemerintahan7 tahunBupati Fadeli Tegaskan Target Kinerja Wajib Dipenuhi, Canangkan Zona Integritas dan Penyerahan Penghargaan SAKIP Perangkat Daerah 2019
Lamongan12 bulanBeasiswa Perintis Dimulai, Bupati Lamongan Tambah Anggaran hingga Total Rp 7,5 Miliar
Lamongan11 bulanBupati Lamongan Tegaskan Gerakan Pramuka Solusi Menciptakan Generasi Tangguh
Lamongan11 bulanSemarakkan HUT Kemerdekaan, Bupati Lamongan Berangkatkan Lomba Gerak Jalan Tingkat SD
Kabar Desa11 bulanMas Dirham Ajak Kader Muhammadiyah Berperan Aktif dalam Membangun Lamongan















