Berita
Satlantas Lamongan Kini Miliki Sound Level Meter, Alat Pengukur Kebisingan Knalpot Pengendara

Memontum Lamongan – Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lamongan kini dibekali sound level meter dalam menjalankan tugasnya. Alat pengukur kebisingan pipa gas buang sisa pembakaran kendaraan itu menjadi alat anggota kepolisian untuk mengukur kebisingan knalpot dan menjadi pijakan untuk memberi tindakan bagi pengendara.
“Dengan alat ini, petugas bisa melakukan tes kebisingan setiap saat dan sudah lebih dari seminggu digunakan untuk mengukur tingkat kebisingan kendaraan pengendara,” ujar Kanit Turjawali SatlantasPolres Lamongan Iptu Purnomo, Senin (24/2/2020).
Lebih lanjut Iptu Purnomo, menegaskan alat sound level meter tersebut setiap hari selalu dibawa oleh anggota Satlantas untuk mengukur tingkat kebisingan knalpot, dan mempermudah seluruh anggotanya, sehingga tak perlu melihat atau mendengar dengan telinga tingkat kebisingan knalpot.
“Penggunaan alat tersebut ternyata lebih akurat, terbuti pemilik atau pengguna motor justru tak bisa mengelak saat dilakukan penindakan oleh petugas,” katanya menegaskan.
Tak hanya itu, sistem kerja sound level meter sendiri ketika kendaraan sudah dalam keadaan mesin nyala.
“Kemudian alat didekatkan ke kendaraan bermotor dengan jarak kurang lebih satu meter dan tidak perlu sampai digeber gasnya saat mobil atau motor dites,” jelasnya.
Selain itu, dijelaskannya, adapun beberapa tingkat kebisingan kendaraan untuk dilakukan penindakan yakni 83 dB (desibel). Kami mengacu keputusan Menteri Perhubungan nomer 63 tahun 1993 tentang persyaratan ambang batas laik jalan kendaraan bermotor.
“Standarnya pengguna jalan yang memakai knalpot brong pastinya akan terdeteksi jika lebih dari 90 dB,” ucapnya menjelaskan.
Dibeberkanya, dalam sepekan menggunakan sound level meter, jajaran polantas Polres Lamongan sudah lakukan penindakan sebanyak 30 pengendara.
“Kami berharap semua pengendara lebih tertib berlalu lintas sehingga pengendara yang lainnya tidak terganggu,” tandasnya. (aju/zen/yan)

Pemerintahan7 tahunPemkab Gelar Seminar Sejarah Gajah Mada Putra Lamongan, Ketua Lesbumi PBNU Agus Sunyoto Ungkap fakta-fakta Baru Gajah Mada di Lamongan
Pemerintahan7 tahunBengawan Solo Diduga Tercemar Limbah Tekstil dari Jawa Tengah, Pemkab Lamongan Imbau Petani Tak Gunakan Air Sementara Waktu
Pemerintahan6 tahunMaksimalkan Pelayanan saat Covid-19, Disdukcapil Lamongan Manfaatkan Aplikasi Sego Boran
Pemerintahan6 tahunBupati Fadeli Tegaskan Target Kinerja Wajib Dipenuhi, Canangkan Zona Integritas dan Penyerahan Penghargaan SAKIP Perangkat Daerah 2019
Lamongan12 bulanBeasiswa Perintis Dimulai, Bupati Lamongan Tambah Anggaran hingga Total Rp 7,5 Miliar
Lamongan11 bulanBupati Lamongan Tegaskan Gerakan Pramuka Solusi Menciptakan Generasi Tangguh
Lamongan11 bulanSemarakkan HUT Kemerdekaan, Bupati Lamongan Berangkatkan Lomba Gerak Jalan Tingkat SD
Kabar Desa11 bulanMas Dirham Ajak Kader Muhammadiyah Berperan Aktif dalam Membangun Lamongan















