Lamongan
Petani Tambak Lamongan Gelar Aksi Pupuk Subsidi, Pemkab Siap Kawal ke Pemerintah Pusat

Memontum Lamongan – Belum adanya regulasi terkait pengembalian pupuk subsidi bagi petani tambak, membuat petani tambak Lamongan kembali mendesak pemerintah untuk segera mengambil kebijakan agar alokasi pupuk bersubsidi kembali ada seperti tahun-tahun sebelumnya. Meski kebijakan itu berada pada wewenang pemerintah pusat, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengaku siap mengawal aspirasi para petani tambak hingga tingkat pusat. Hal ini disampaikannya, saat menerima Audiensi Perwakilan Petani Tambak Lamongan di Pemkab Lamongan, Rabu (24/08/2022) tadi.
“Kita akan berusaha mengkoordinasikan ini. Menyampaikan aspirasi ini ke Pemerintah Pusat, dalam hal ini ke Kementrian Pertanian dan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Terakhir, kami juga telah menyampaikan keluhan petani ke Pak Mentan Syahrul Limpo akibat keputusan Permentan No.10 Tahun 2022. Pak menteri sebelumnya sudah mengetahui dan menangkap hal ini, namun karena belum adanya keputusan payung hukum yang kuat jadi kita harus menunggu rapat kerja dengan DPR RI Komisi IV dan besok pagi kita diundang terkait hal ini sehingga payung hukumnya segera ada,” terang Bupati Yuhronur.
Baca juga:
- Pemkab Lamongan Terus Konsisten Tingkatkan Perbaikan Infrastruktur Jalan
- Dorong Kemajuan Pendidikan, Pemkab Lamongan Sambut Kedatangan 713 Mahasiswa Unair
- Bupati Lamongan Kick Off SPPT PBB P2 Tahun 2026
- Bupati Yuhronur Resmikan Air Mancur Menari di Kawasan Gajah Mada Lamongan
- Bupati Yuhronur Resmikan 2 Gedung Baru Hasil Hibah di Polres Lamongan
Tidak hanya menerima audiensi perwakilan petani tambak Lamongan, Bupati Yuhronur juga menemui secara langsung para petani tambak di Halaman Kantor Pemkab Lamongan. Dihadapan petani, dirinya menyampaikan berbagai upaya telah ditempuh Pemerintah Kabupaten Lamongan, mulai dari berkomunikasi langsung dengan Dirjen Perikanan Budidaya KKP, realokasi pupuk, meminta tambahan alokasi pupuk dari Pemprov Jatim. Bahkan, hingga mengirim surat kepada Kementerian Pertanian dan Kementerian Kelautan dan Perikanan agar subsidi pupuk kembali dialokasikan untuk petani ikan budidaya.
“Pikiran saya dengan panjenengan semua sama. Bagaimana caranya pupuk subsidi ini kembali ada seperti tahun-tahun yang lalu. Semoga aksi panjenengan semua ini bisa sampai ke Pak Menteri, para DPR hingga Pak Presiden,” lanjutnya.
Disampaikan Bupati Yuhronur, bahwa Pemkab Lamongan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian telah mengajukan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) terkait permohonan alokasi pupuk subsidi tahun 2022 sebanyak 36.996 ton pupuk (Urea, NPK, Organik). Bahkan setelah itu, Kepala Dinas KPP Lamongan Sukriyah langsung menemui Direktur Pupuk Subsidi kementan untuk mengkoordinasikan perihal permohonan tersebut.
“Untuk realokasi pupuk subsidi, masih menunggu dari Kementerian Pertanian. Semoga usaha kami rapat dengan DPR RI membuahkan hasil,” paparnya. (zen/sit)

Pemerintahan7 tahunPemkab Gelar Seminar Sejarah Gajah Mada Putra Lamongan, Ketua Lesbumi PBNU Agus Sunyoto Ungkap fakta-fakta Baru Gajah Mada di Lamongan
Pemerintahan7 tahunBengawan Solo Diduga Tercemar Limbah Tekstil dari Jawa Tengah, Pemkab Lamongan Imbau Petani Tak Gunakan Air Sementara Waktu
Pemerintahan6 tahunMaksimalkan Pelayanan saat Covid-19, Disdukcapil Lamongan Manfaatkan Aplikasi Sego Boran
Pemerintahan6 tahunBupati Fadeli Tegaskan Target Kinerja Wajib Dipenuhi, Canangkan Zona Integritas dan Penyerahan Penghargaan SAKIP Perangkat Daerah 2019
Lamongan12 bulanBeasiswa Perintis Dimulai, Bupati Lamongan Tambah Anggaran hingga Total Rp 7,5 Miliar
Lamongan11 bulanBupati Lamongan Tegaskan Gerakan Pramuka Solusi Menciptakan Generasi Tangguh
Lamongan11 bulanSemarakkan HUT Kemerdekaan, Bupati Lamongan Berangkatkan Lomba Gerak Jalan Tingkat SD
Kabar Desa11 bulanMas Dirham Ajak Kader Muhammadiyah Berperan Aktif dalam Membangun Lamongan















