Lamongan
Pemkab Lamongan Pastikan Siap Sambut Transformasi Identitas Digital

Memontum Lamongan – Seiring perkembangan zaman, transformasi dari yang mulanya manual menjadi berbasis digital mulai dikembangkan. Salah satu inovasi yang telah dirilis oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kemendagri, adalah produk KTP digital, yang pada Rabu (23/02/2022) tadi, secara daring dibahas oleh beberapa pemimpin daerah bersama Dirjen Dukcapil Kemendagri dalam Airlangga Forum, pada acara Leader Talk Sinau Bareng Kebijakan KTP Digital.
Diungkapkan Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh, sejak tahun 2020 Indonesia telah menggunakan SIAK (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan) terpusat, yang merupakan program transformasi yang mulai meninggalkan secara bertahap pelayanan yang dulunya manual, mulai bergerak menuju online. Namun, bukan berarti tidak menerima pelayanan secara offline, karena secara bertahap maka pelayanan masih bisa dilakukan secara manual maupun online.
“Saya ingin menyamakan dulu semangatnya. Ideologinya adalah pelayanan adminduk yang membahagiakan masyarakat. Layanan kita dorong lebih mudah. Ke depan, saya ingin masyarakat yang sudah siap bisa tidak lagi menyimpan dokumen-dokumen, cukup semuanya ditaruh di handphonenya,” terang Zudan.
Selain itu, menurut Zudan, dengan adanya KTP digital ini sudah bekerjasama dengan pihak di luar negeri. Sehingga, warga negara Indonesia yang masih memiliki alamat dalam negeri mampu mengurus dokumen kependudukan dengan mudah tanpa harus pulang. Integrasi data ini juga akan memudahkan jika terjadi kecelakaan maupun tindak kriminal, karena melalui foto wajah atau sidik jari, data dapat termonitor.
Baca juga :
- Pemkab Lamongan Terus Konsisten Tingkatkan Perbaikan Infrastruktur Jalan
- Dorong Kemajuan Pendidikan, Pemkab Lamongan Sambut Kedatangan 713 Mahasiswa Unair
- Bupati Lamongan Kick Off SPPT PBB P2 Tahun 2026
- Bupati Yuhronur Resmikan Air Mancur Menari di Kawasan Gajah Mada Lamongan
- Bupati Yuhronur Resmikan 2 Gedung Baru Hasil Hibah di Polres Lamongan
Menjadi salah satu pembicara pada Airlangga Forum, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengaku bahwa Lamongan sangat siap menyongsong akselerasi penerapan KTP digital. Sudah terdapat 23 jenis layanan adminduk yang terintegrasi, baik itu biodata penduduk, KK, KTP-el dan KIA, suket pindah, pindah datang, pindah ke luar negeri, datang dari luar negeri, suket tempat tinggal, kelahiran, lahir mati, pembatalan perkawinan, pembatalan perceraian, kematian, pengangkatan anak, pelepasan kewarganegaraan Indonesia. Lalu, pengganti tanda identitas, suket pencatatan sipil, akta kelahiran, kematian, perkawinan, perceraian, akta pengakuan anak dan pengesahan anak.
“Untuk KTP digital, ini saya rasa Lamongan sangat cocok. Karena, 1,38 juta penduduknya memiliki mobilitas yang sangat tinggi ada di mana-mana. Selain itu di Lamongan juga sudah tersedia 4G dan 5G, dan sudah banyak free Wi-Fi di fasilitas-fasilitas umum,” terangnya.
Selain itu, diungkapkan Yuhronur, Lamongan termasuk dalam 450 kabupaten/kota yang pada Tahun 2022 akan diterapkan pelaksanaan SIAK terpusat, Disdukcapil Kabupaten Lamongan pada tanggal 21 Februari ini telah menerapkan SIAK terpusat. Lamongan juga memiliki berbagai inovasi layanan kependudukan untuk memberikan layanan yang mudah, cepat, tidak berbelit, dan tanpa biaya. Salah satu inovasi ini, adalah dengan pengembangan sistem Paduraksa (pelayanan administrasi kependudukan yang ramah dan bersahabat) yang cukup bisa dilakukan di desa-desa.
Tidak hanya itu, Lamongan juga memiliki 29 titik adminduk yakni 27 di kecamatan, 1 layanan MPP, dan 1 layanan dinas. Juga memiliki 4 titik layanan ADM (Anjungan Dukcapil Mandiri) di MPP, Kecamatan Ngimbang, Maduran, dan Paciran. “Efektivitas monitoring kita ada sarana pengaduan pelayanan via WhatsApp yakni Sego Boran (sarana elektronik gratis berkas online administrasi kependudukan), juga menerima pengaduan selama 24 jam melalui Lapor Pak Yes. Pada prinsipnya kami sangat berharap untuk percepatan pelaksanaan KTP digital ini bisa segera terimplementasi di Kabupaten Lamongan,” paparnya. (zen/sit)

Pemerintahan7 tahunPemkab Gelar Seminar Sejarah Gajah Mada Putra Lamongan, Ketua Lesbumi PBNU Agus Sunyoto Ungkap fakta-fakta Baru Gajah Mada di Lamongan
Pemerintahan7 tahunBengawan Solo Diduga Tercemar Limbah Tekstil dari Jawa Tengah, Pemkab Lamongan Imbau Petani Tak Gunakan Air Sementara Waktu
Pemerintahan6 tahunMaksimalkan Pelayanan saat Covid-19, Disdukcapil Lamongan Manfaatkan Aplikasi Sego Boran
Pemerintahan6 tahunBupati Fadeli Tegaskan Target Kinerja Wajib Dipenuhi, Canangkan Zona Integritas dan Penyerahan Penghargaan SAKIP Perangkat Daerah 2019
Lamongan12 bulanBeasiswa Perintis Dimulai, Bupati Lamongan Tambah Anggaran hingga Total Rp 7,5 Miliar
Lamongan11 bulanBupati Lamongan Tegaskan Gerakan Pramuka Solusi Menciptakan Generasi Tangguh
Lamongan11 bulanSemarakkan HUT Kemerdekaan, Bupati Lamongan Berangkatkan Lomba Gerak Jalan Tingkat SD
Kabar Desa11 bulanMas Dirham Ajak Kader Muhammadiyah Berperan Aktif dalam Membangun Lamongan















