Lamongan
Pemkab Lamongan Gelar Kampanye ASI Eksklusif untuk Zero Stunting

Memontum Lamongan – Hari ASI Eksklusif sedang diperingati di seluruh dunia, termasuk di Kabupaten Lamongan, Minggu (07/08/2022) tadi. Pemerintah Kabupaten Lamongan, yang dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, pun melaksanakan kegiatan ASI Eksklusif Megilan di Alun-alun Lamongan.
Kampanye ASI Eksklusif, ini dimaksudkan untuk Lamongan menuju zero stunting. Karena, ASI Eksklusif merupakan salah satu komponen penting dalam pertumbuhan anak, utamanya dalam pencegahan stunting.
Serangkaian kampanye ini, dilakukan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, dengan memberangkatkan pasukan ASI Eksklusif Megilan yang terdiri dari seluruh jajaran kesehatan di Kabupaten Lamongan. Dalam kesempatan itu, Bupati Yuhronur, juga memberikan arahan dan semangat untuk bersama melakukan kolaborasi dan inovasi dengan tetap berkomitmen mencapai tujuan Lamongan zero stunting.
Baca juga:
- Pemkab Lamongan Terus Konsisten Tingkatkan Perbaikan Infrastruktur Jalan
- Dorong Kemajuan Pendidikan, Pemkab Lamongan Sambut Kedatangan 713 Mahasiswa Unair
- Bupati Lamongan Kick Off SPPT PBB P2 Tahun 2026
- Bupati Yuhronur Resmikan Air Mancur Menari di Kawasan Gajah Mada Lamongan
- Bupati Yuhronur Resmikan 2 Gedung Baru Hasil Hibah di Polres Lamongan
“Terus bersemangat. Apapun harus kita lakukan, untuk zero stunting Kabupaten Lamongan. Lebih-lebih pada hari ini, kita akan mensosialisasikan, mengkampanyekan ASI Eksklusif. Tujuannya, supaya masyarakat tahu, supaya masyarakat paham dan tentu masyarakat melaksanakan pemberian ASI Eksklusif untuk bayi dan anak anaknya. Sehingga, nanti benar-benar kita ciptakan generasi emas dari Kabupaten Lamongan dan Lamongan akan bebas dari stunting,” terang Bupati Yuhronur.
Dirinya juga mengucapkan terima kasih, atas perjuangan yang dilakukan oleh insan kesehatan dalam pencapaian derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik. “Saya mengucapkan terima kasih kepada insan kesehatan dan semuanya yang hadir pada hari ini, yang selalu berjuang untuk derajat kesehatan masyarakat yang terus meningkat di Kabupaten Lamongan,” katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Lamongan, Taufik Hidayat, dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa ada beberapa rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam mendukung program pemerintah. Diantaranya, meliputi promosi dan kampanye di melalui media sosial, media elektronik untuk melaksanakan kampanye keliling di tingkat kabupaten, yang diikuti 32 puskesmas dengan masing-masing puskesmas mengirimkan 15 personel. Lalu, ada senam kesehatan yang meliputi senam cuci tangan, senam ASI eksklusif dan senam cegah stunting, hingga pemantauan pertumbuhan dan juga konseling gizi gratis.
“Bapak Bupati, kita bersyukur bahwa Lamongan untuk angka stunting secara keseluruhan di bulan timbang yang dilakukan di seluruh Lamongan, melalui laporan aplikasi ke provinsi dan pusat. Bahkan, angkanya cenderung menurun. Pada tahun 2020 kita mencapai 7,1 persen dan saat ini pada tahun 2021 sudah mencapai 6,32 persen dan ini akan berlanjut dengan komitmen bersama agar Lamongan menuju zero stunting,” tambah dr Taufik. (zen/sit)

Pemerintahan7 tahunPemkab Gelar Seminar Sejarah Gajah Mada Putra Lamongan, Ketua Lesbumi PBNU Agus Sunyoto Ungkap fakta-fakta Baru Gajah Mada di Lamongan
Pemerintahan7 tahunBengawan Solo Diduga Tercemar Limbah Tekstil dari Jawa Tengah, Pemkab Lamongan Imbau Petani Tak Gunakan Air Sementara Waktu
Pemerintahan6 tahunMaksimalkan Pelayanan saat Covid-19, Disdukcapil Lamongan Manfaatkan Aplikasi Sego Boran
Pemerintahan6 tahunBupati Fadeli Tegaskan Target Kinerja Wajib Dipenuhi, Canangkan Zona Integritas dan Penyerahan Penghargaan SAKIP Perangkat Daerah 2019
Lamongan12 bulanBeasiswa Perintis Dimulai, Bupati Lamongan Tambah Anggaran hingga Total Rp 7,5 Miliar
Lamongan11 bulanBupati Lamongan Tegaskan Gerakan Pramuka Solusi Menciptakan Generasi Tangguh
Lamongan11 bulanSemarakkan HUT Kemerdekaan, Bupati Lamongan Berangkatkan Lomba Gerak Jalan Tingkat SD
Kabar Desa11 bulanMas Dirham Ajak Kader Muhammadiyah Berperan Aktif dalam Membangun Lamongan















