Lamongan
Pemasangan SPAM Mojolagres Dinilai Mahal, PDAM Lamongan sebut Harga Sudah Sesuai Kesepakatan

Memontum Lamongan – Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Mojokerto, Lamongan, Gresik (Mojolagres) Offtake Unit Mantup, telah dioperasionalkan. Hanya saja, mensikapi biaya pendaftaran hingga pemasangan unit meteran atau siap guna, menuai keluhan warga Desa Pelang, Kecamatan Kembangbahu. Menurut warga, biaya yang dikenakan hingga sebesar Rp 1,5 juta, terlalu mahal.
“Masyarakat yang ingin mendaftar harus membayar hingga jutaan rupiah. Tentu saja, ini sangat berat bagi kami,” ujar seorang warga Desa Pelang, Senin (06/09) tadi.
Baca Juga:
Dirinya menjelaskan, meski pembayaran bisa diansur selama tiga kali, namun tetap terlalu besar. Dari total Rp 1,5 juta, itu rinciannya untuk mendaftar sebesar Rp 500 ribu, untuk beli paralon atau selang biaya Rp 500 ribu, sementara kalau sudah nyala atau mengalir Rp 500 ribu.
“Sebetulnya, pendaftaran ada yang gratis bagi warga yang kurang mampu. Informasinya, kurang lebih ada sekitar 250 warga. Namun, itu hanya diberlakukan di dusun tertentu saja,” ungkap warga.
Kepala Bagian Teknik PDAM Lamongan, Alfian Yulianto, mengungkapkan biaya pendaftaran dan pemasangan tersebut sebenarnya sudah sesuai kesepakatan pada waktu sosialisasi. “Total yang harus dibayar sama dengan sambungan PDAM, yang berada di wilayah Lamongan Kota dan sekitarnya, yaitu sebesar Rp 1.671.000,” kata Alfian.
Menurutnya, biaya pemasangan itu standar, kalau posisi pelanggan baru ada yang crossing atau menyeberang jalan. Sehingga, ada biaya tambahan sesuai dengan waktu survey di lapangan.
“Untuk data pelanggan SPAM Mojolagres Offtake Unit Mantup saat ini, saya belum update. Tetapi sudah ada petugasnya yang mendata,” tuturnya.
Alfian menuturkan, kalau di wilayah Tikung dan Kecamatan Kembangbahu, saat ini masih belum terbangun atau masih pemasangan pipa. Rencananya, di Desa Puter juga sudah ready. “Yang ready masih wilayah Mantup. Tiap hari Sabtu dan Minggu juga sudah mengalir, cuma tidak sampai nonstop 24 jam. Tarif untuk rumah tangga pemakaian 0-10 m3 Rp 55 ribu, sudah termasuk administrasi,” ujarnya. (son/ed2)

Pemerintahan7 tahunPemkab Gelar Seminar Sejarah Gajah Mada Putra Lamongan, Ketua Lesbumi PBNU Agus Sunyoto Ungkap fakta-fakta Baru Gajah Mada di Lamongan
Pemerintahan7 tahunBengawan Solo Diduga Tercemar Limbah Tekstil dari Jawa Tengah, Pemkab Lamongan Imbau Petani Tak Gunakan Air Sementara Waktu
Pemerintahan6 tahunMaksimalkan Pelayanan saat Covid-19, Disdukcapil Lamongan Manfaatkan Aplikasi Sego Boran
Pemerintahan6 tahunBupati Fadeli Tegaskan Target Kinerja Wajib Dipenuhi, Canangkan Zona Integritas dan Penyerahan Penghargaan SAKIP Perangkat Daerah 2019
Lamongan12 bulanBeasiswa Perintis Dimulai, Bupati Lamongan Tambah Anggaran hingga Total Rp 7,5 Miliar
Lamongan11 bulanBupati Lamongan Tegaskan Gerakan Pramuka Solusi Menciptakan Generasi Tangguh
Lamongan11 bulanSemarakkan HUT Kemerdekaan, Bupati Lamongan Berangkatkan Lomba Gerak Jalan Tingkat SD
Kabar Desa11 bulanMas Dirham Ajak Kader Muhammadiyah Berperan Aktif dalam Membangun Lamongan















