Lamongan
Dianggap Kurang Serius, Managemen Persela Kembali di Unjuk Rasa Ratusan Supporter LA Mania

Memontum Lamongan – Ratusan supporter fanatik Persela Lamongan kembali beraksi. Jika sebelumnya dilakukan oleh Curva Boys, kini aksi susulan dilakukan oleh tim Supporter LA Mania. Aksi itu dilakukan, sebagai bentuk protes kepada tim managemen Persela, karena dianggap kurang serius dalam mengelola tim kebanggaan mereka. Sehingga, kerap mengalami beberapa kekalahan secara beruntun.
Korlap aksi LA Mania, Saptaya Nugraha, dalam orasinya mengatakan aksi yang dilakukannya beserta ratusan supporter fanatik Persela lainnya, kali ini menginginkan keseriusan pihak manajemen dalam menangani tim Persela.
“Kita semua berharap ada evaluasi kinerja manajemen, transparansi, sinergitas manajemen dengan LA Mania, sikap tegas terhadap mafia bola, pertanggung jawaban manajemen dalam perekrutan pemain dan mempertahankan pemain, serta penyegaran kepengurusan manajemen,” tegas Saptaya Nugraha dalam tuntutannya, Rabu (01/12/2021).
Selain itu, Saptaya Nugraha juga berharap, tim Persela agar bisa memperbaiki performanya. Karena menurutnya, dalam pertandingan terakhir kekalahan empat kali beruntun yang dialami oleh Persela adalah pukulan telak bagi manajemen untuk mengevaluasi kinerjanya.
Baca juga :
- Pemkab Lamongan Terus Konsisten Tingkatkan Perbaikan Infrastruktur Jalan
- Dorong Kemajuan Pendidikan, Pemkab Lamongan Sambut Kedatangan 713 Mahasiswa Unair
- Bupati Lamongan Kick Off SPPT PBB P2 Tahun 2026
- Bupati Yuhronur Resmikan Air Mancur Menari di Kawasan Gajah Mada Lamongan
- Bupati Yuhronur Resmikan 2 Gedung Baru Hasil Hibah di Polres Lamongan
“Jadi, kita juga menuntut agar tiga pertandingan terakhir, Persela harus menang,” harapnya.
Dihadapan massa supporter LA Mania, Manager Persela Lamongan, Edi Yunan Achmadi, menuturkan pihaknya menyambut baik atas masukan yang telah diberikan oleh LA Mania kepada tim manajemen. “Saya yakin, bahwa semuanya yang berkumpul di sini memiliki keinginan yang sama, yakni bagaimana Persela bisa tambah maju dan kembali berjaya. Maka, tentu kami menyambut baik masukan-masukan tersebut,” ungkapnya.
Disisi lain, dari hasil diskusi yang dilakukan manajemen dengan perwakilan LA Mania, Yunan mengaku jika pihaknya berkomitmen akan melakukan sejumlah evaluasi, pembenahan, transparansi, serta meningkatkan sinergitas antara pihak manajemen dengan LA Mania.
“Terkait sikap manajemen Persela terhadap mafia bola, kami bersama klub-klub yang lain telah sepakat untuk memberantasnya, juga meminta kepada komite wasit untuk bersikap tegas kepada wasit yang secara jelas melakukan pelanggaran, termasuk kepada PSSI agar diterapkannya VAR dalam sepak bola Indonesia,” paparnya. (zud/zen/sit)

Pemerintahan7 tahunPemkab Gelar Seminar Sejarah Gajah Mada Putra Lamongan, Ketua Lesbumi PBNU Agus Sunyoto Ungkap fakta-fakta Baru Gajah Mada di Lamongan
Pemerintahan7 tahunBengawan Solo Diduga Tercemar Limbah Tekstil dari Jawa Tengah, Pemkab Lamongan Imbau Petani Tak Gunakan Air Sementara Waktu
Pemerintahan6 tahunMaksimalkan Pelayanan saat Covid-19, Disdukcapil Lamongan Manfaatkan Aplikasi Sego Boran
Pemerintahan6 tahunBupati Fadeli Tegaskan Target Kinerja Wajib Dipenuhi, Canangkan Zona Integritas dan Penyerahan Penghargaan SAKIP Perangkat Daerah 2019
Lamongan12 bulanBeasiswa Perintis Dimulai, Bupati Lamongan Tambah Anggaran hingga Total Rp 7,5 Miliar
Lamongan11 bulanBupati Lamongan Tegaskan Gerakan Pramuka Solusi Menciptakan Generasi Tangguh
Lamongan11 bulanSemarakkan HUT Kemerdekaan, Bupati Lamongan Berangkatkan Lomba Gerak Jalan Tingkat SD
Kabar Desa11 bulanMas Dirham Ajak Kader Muhammadiyah Berperan Aktif dalam Membangun Lamongan















