Lamongan
Bupati Yuhronur Buka Pesantren Ramadan Difabel Jatim di Lamongan

Memontum Lamongan – Pesantren Ramadan Difabel Jawa Timur yang diprakarsai oleh Yayasan Griya Qur’an Difabel, digelar di Kabupaten Lamongan atau tepatnya di Balai Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini, rencananya akan dilaksanakan selama 4 hari atau terhitung mulai 24 April hingga 27 April 2022.
Sementara untuk pesertanya, diikuti oleh kurang lebih 30 peserta difabel dari beberapa daerah di Jawa Timur. Seperti, tuan rumah Lamongan, Probolinggo, Lumajang dan Jember. Dari pesantren Ramadan ini diharapkan tidak hanya mengisi waktu luang di Bulan Suci Ramadan, tetapi juga mampu meningkatkan kemandirian serta keimanan dan ketaqwaan santri.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, dalam kesempatan itu hadir secara langsung untuk membuka kegiatan pesantren Ramadan difabel Jawa Timur, yang dilaksanakan di Kabupaten Lamongan. Dalam pesannya, dirinya meminta agar santri yang turut serta dalam kegiatan untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.
Baca juga:
- Pemkab Lamongan Terus Konsisten Tingkatkan Perbaikan Infrastruktur Jalan
- Dorong Kemajuan Pendidikan, Pemkab Lamongan Sambut Kedatangan 713 Mahasiswa Unair
- Bupati Lamongan Kick Off SPPT PBB P2 Tahun 2026
- Bupati Yuhronur Resmikan Air Mancur Menari di Kawasan Gajah Mada Lamongan
- Bupati Yuhronur Resmikan 2 Gedung Baru Hasil Hibah di Polres Lamongan
“Alhamdulillah, senang sekali sore hari ini saya bisa membuka Pesantren Ramadan Difabel Jawa Timur 2022, yang diselenggarakan di Kabupaten Lamongan. Manfaatkanlah kesempatan ini sebaik-baiknya, untuk menimba ilmu pengetahuan. Sehingga, nanti acara ini mampu memberikan manfaat yang sebesar-besarnya baik untuk masing-masing pribadi dan untuk kita semuanya,” pesan Bupati Yuhronur, Senin (25/04/2022) tadi.
Tidak hanya itu, Pesantren Ramadan yang diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan, ini juga diharapkan akan dapat memotivasi santri untuk lebih meningkatkan kemandirian, keimanan, ketaqwaan, memperdalam ilmu pengetahuan terkait agama, juga memperbanyak interaksi dengan lingkungan sekitar. “Tentu dengan kegiatan ini, akan bisa menambah keimanan dan ketakwaan. Juga, pengetahuan kita semua untuk terus mengarungi kehidupan kita baik di dunia maupun di akhirat. Selamat atas terselenggaranya kegiatan ini, semoga dapat memberikan manfaat bagi kita semua,” paparnya. (zen/sit)

Pemerintahan7 tahunPemkab Gelar Seminar Sejarah Gajah Mada Putra Lamongan, Ketua Lesbumi PBNU Agus Sunyoto Ungkap fakta-fakta Baru Gajah Mada di Lamongan
Pemerintahan7 tahunBengawan Solo Diduga Tercemar Limbah Tekstil dari Jawa Tengah, Pemkab Lamongan Imbau Petani Tak Gunakan Air Sementara Waktu
Pemerintahan6 tahunMaksimalkan Pelayanan saat Covid-19, Disdukcapil Lamongan Manfaatkan Aplikasi Sego Boran
Pemerintahan6 tahunBupati Fadeli Tegaskan Target Kinerja Wajib Dipenuhi, Canangkan Zona Integritas dan Penyerahan Penghargaan SAKIP Perangkat Daerah 2019
Lamongan12 bulanBeasiswa Perintis Dimulai, Bupati Lamongan Tambah Anggaran hingga Total Rp 7,5 Miliar
Lamongan11 bulanBupati Lamongan Tegaskan Gerakan Pramuka Solusi Menciptakan Generasi Tangguh
Lamongan11 bulanSemarakkan HUT Kemerdekaan, Bupati Lamongan Berangkatkan Lomba Gerak Jalan Tingkat SD
Kabar Desa11 bulanMas Dirham Ajak Kader Muhammadiyah Berperan Aktif dalam Membangun Lamongan















