Lamongan
Terima WTP untuk Kali Tujuh, Bupati Yuhronur Ajak segera Tindak Lanjuti Hasil Rekomendasi

Memontum Lamongan – Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengajak seluruh aparatur pemerintahan untuk segera melaksanakan tindak lanjut atas rekomendasi yang telah diberikan Kantor Perwakilan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) Jawa Timur, terhadap LHP (Laporan Hasil Pemeriksaan) atas LKPD (Laporan Keuangan Perangkat Daerah) Tahun 2022. Hal ini, disampaikan bupati sebagaimana yang telah dipesankan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan anggota III BPK atau Pimpinan Pemeriksa Keuangan Negara III, Achsanul Qosasi.
“Tidak ada yang laporannya sempurna 100 persen. Tentu, ini masih terdapat beberapa kekurangan dalam penyusunan laporan keuangan setiap pemerintah daerah dan ini harus ditindak lanjuti untuk kedepannya agar lebih baik lagi. Tadi, Bu Gubernur menekankan untuk jangan lupa menindaklanjuti rekomendasi. Pak Achsanul Qosasi juga mengatakan, bahwa tindak lanjut ini merupakan mahkota dalam BPK, yang mana semakin bagus tindak lanjut berarti semakin baik pula prestasi kinerja pimpinan daerah,” terang Bupati Yuhronur.
Lebih lanjut dirinya juga mengajak, agar semua untuk saling mengingatkan, merangkul dan juga berusaha memperbaiki semua yang berhubungan dengan segala bentuk tanggungjawab administrasi pemerintah. Selain itu, terus berupaya meningkatkan kapasitas, kompetensi, juga integritas sebagaimana pesan dari Kepala Perwakilan BPK Provinsi Jawa Timur Karyadi.
Baca juga :
- Pemkab Lamongan Terus Konsisten Tingkatkan Perbaikan Infrastruktur Jalan
- Dorong Kemajuan Pendidikan, Pemkab Lamongan Sambut Kedatangan 713 Mahasiswa Unair
- Bupati Lamongan Kick Off SPPT PBB P2 Tahun 2026
- Bupati Yuhronur Resmikan Air Mancur Menari di Kawasan Gajah Mada Lamongan
- Bupati Yuhronur Resmikan 2 Gedung Baru Hasil Hibah di Polres Lamongan
“Sama seperti Pak Karyadi yang meminta kami (bupati atau wali kota, red) untuk mengawasi, merangkul dan memperbaiki setiap kekurangan. Saya juga meminta, agar kita semua terutama aparatur pemerintahan untuk saling mengingatkan dan memperbaiki apa saja yang dirasa butuh diperbaiki. Meng-upgrade kapasitas diri, kompetensi, integritas, dan ini harus dilakukan setiap bulan atau minimal setiap periodelah,” tambahnya.
Dengan raihan Predikat Wajar Tanpa Pengecualian kali ini, maka menambah daftar prestasi keberhasilan Kabupaten Lamongan, dalam mempertahankan predikat tersebut selama 7 kali berturut-turut. Hal ini, menunjukkan bahwa tekad Pemkab Lamongan untuk dapat meningkatkan tata kelola keuangan pemerintah yang akuntabel dan transparan sangalah kuat.
“Saya berharap, raihan Opini WTP yang Ke-7 ini, akan mendorong pemerintah Lamongan untuk meningkatkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Melalui tata kelola yang baik, bonus yang kita peroleh tidak hanya mampu mempertahankan Opini WTP, tapi juga masyarakat yang sejahtera,” paparnya. (zen/sit)

Pemerintahan7 tahunPemkab Gelar Seminar Sejarah Gajah Mada Putra Lamongan, Ketua Lesbumi PBNU Agus Sunyoto Ungkap fakta-fakta Baru Gajah Mada di Lamongan
Pemerintahan7 tahunBengawan Solo Diduga Tercemar Limbah Tekstil dari Jawa Tengah, Pemkab Lamongan Imbau Petani Tak Gunakan Air Sementara Waktu
Pemerintahan6 tahunMaksimalkan Pelayanan saat Covid-19, Disdukcapil Lamongan Manfaatkan Aplikasi Sego Boran
Pemerintahan6 tahunBupati Fadeli Tegaskan Target Kinerja Wajib Dipenuhi, Canangkan Zona Integritas dan Penyerahan Penghargaan SAKIP Perangkat Daerah 2019
Lamongan12 bulanBeasiswa Perintis Dimulai, Bupati Lamongan Tambah Anggaran hingga Total Rp 7,5 Miliar
Lamongan11 bulanBupati Lamongan Tegaskan Gerakan Pramuka Solusi Menciptakan Generasi Tangguh
Lamongan11 bulanSemarakkan HUT Kemerdekaan, Bupati Lamongan Berangkatkan Lomba Gerak Jalan Tingkat SD
Kabar Desa11 bulanMas Dirham Ajak Kader Muhammadiyah Berperan Aktif dalam Membangun Lamongan















