Lamongan
KKN Tematik Bantu Penguatan Program Lamongan dalam Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Memontum Lamongan – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus melaksanakan sinergi hingga kolaborasi yang biasa dikenal sebagai kolaborasi pentahelix. Salah satunya, dengan kolaborasi dari bidang pendidikan, dari civitas akademika hingga mahasiswa.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengatakan Pemkab Lamongan terus mendorong peningkatan kualitas SDM di wilayahnya dengan pelaksanaan pentahelix ini. Menurutnya, siapa saja mempunyai kesempatan yang sama untuk membesarkan Lamongan, dan memiliki peran yang sama dalam mewujudkan kejayaan Lamongan.
Hal itu, disampaikan Bupati Lamongan saat menutup pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Merdeka Belajar Kampus Merdeka (KKN MBKM) Unesa (Universitas Negeri Surabaya) di Pendopo Lokatantra pada Selasa (20/12/2022) tadi.
Bupati juga mengapresiasi pelaksanaan KKN Tematik di Lamongan yang ditempatkan pada empat desa di Kecamatan Sambeng. Adapun empat desa ini, yakni Desa Garung, Desa Nogojatisari, Desa Candisari, dan Desa Pamotan.
Baca juga :
- Pemkab Lamongan Terus Konsisten Tingkatkan Perbaikan Infrastruktur Jalan
- Dorong Kemajuan Pendidikan, Pemkab Lamongan Sambut Kedatangan 713 Mahasiswa Unair
- Bupati Lamongan Kick Off SPPT PBB P2 Tahun 2026
- Bupati Yuhronur Resmikan Air Mancur Menari di Kawasan Gajah Mada Lamongan
- Bupati Yuhronur Resmikan 2 Gedung Baru Hasil Hibah di Polres Lamongan
“Terima kasih adik-adik semuanya, semoga apa yang sudah dilakukan oleh para mahasiswa ini memberikan manfaat, terutama dalam menguatkan program Pemerintah Kabupaten Lamongan yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pengalaman KKN Tematik di Lamongan ini juga semoga mampu menjadi pembelajaran dan bekal untuk terjun ke masyarakat setelah lulus nanti. Tetap semangat dan jangan lupa untuk terus tidak berhenti mengabdi kepada masyarakat di berbagai bidang,” ujarnya.
KKN T yang dilaksanakan di Kabupaten Lamongan oleh mahasiswa Unesa ini, mengambil beberapa tema, yakni kemanusiaan, asistensi mengajar, kewirausahaan, dan proyek desa. Dari keempat tema ini, beberapa kegiatan yang dilakukan oleh 122 mahasiswa selama 4 bulan (terhitung sejak 23 Agustus hingga 26 Desember) ini diantaranya adalah Home Visit Orang dalam Gangguan Jiwa (ODGJ), Digital Marketing, Normalisasi Sendang, Bank Sampah, Sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik, Pembangunan Lingkungan sekitar Prasasti Cane, Desain Lingkungan sekitar Prasasti Pamwatan, Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal, dan banyak program lainnya.
Wakil Rektor Bidang Akademik Unesa, Bambang Yulianto, berharap KKN-T ini akan mampu mengarahkan pada kegiatan yang bermuara pada peningkatan ekonomi masyarakat. “Dengan tematik, harapannya mampu mengarah pada satu kegiatan yang diupayakan muaranya pada peningkatan ekonomian masyarakat,” harapnya. (zen/gie)

Pemerintahan7 tahunPemkab Gelar Seminar Sejarah Gajah Mada Putra Lamongan, Ketua Lesbumi PBNU Agus Sunyoto Ungkap fakta-fakta Baru Gajah Mada di Lamongan
Pemerintahan7 tahunBengawan Solo Diduga Tercemar Limbah Tekstil dari Jawa Tengah, Pemkab Lamongan Imbau Petani Tak Gunakan Air Sementara Waktu
Pemerintahan6 tahunMaksimalkan Pelayanan saat Covid-19, Disdukcapil Lamongan Manfaatkan Aplikasi Sego Boran
Pemerintahan7 tahunBupati Fadeli Tegaskan Target Kinerja Wajib Dipenuhi, Canangkan Zona Integritas dan Penyerahan Penghargaan SAKIP Perangkat Daerah 2019
Lamongan12 bulanBeasiswa Perintis Dimulai, Bupati Lamongan Tambah Anggaran hingga Total Rp 7,5 Miliar
Lamongan11 bulanBupati Lamongan Tegaskan Gerakan Pramuka Solusi Menciptakan Generasi Tangguh
Lamongan11 bulanSemarakkan HUT Kemerdekaan, Bupati Lamongan Berangkatkan Lomba Gerak Jalan Tingkat SD
Kabar Desa11 bulanMas Dirham Ajak Kader Muhammadiyah Berperan Aktif dalam Membangun Lamongan















