Lamongan
Bupati Yuhronur Harapkan Lembaga Pendidikan dan Ponpes di Lamongan Adaptif dengan Perubahan Zaman

Memontum Lamongan – Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengharapkan agar seluruh lembaga pendidikan juga pondok pesantren yang ada di Kabupaten Lamongan, untuk selalu beradaptasi dengan perubahan, utamanya dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal itu disampaikannya, saat melakukan peletakan batu pertama Pondok Pesantren KH Abdurrahman Wahid di Dusun Pucung, Desa Puter, Kecamatan Kembangbahu.
“Ke depan santri ini harus multitalenta, tidak hanya memahami, belajar dengan baik ilmu agama. Lebih dari itu, dalam menghadapi revolusi industri 5.0 semua santri harus dibekali dengan berbagai ilmu sebagai kesiapan dalam menghadapi kepemimpinan ke depan, dalam menghadapi kepentingan SDM ke depan, dengan mempunyai bekal dan ilmu yang cukup. Untuk itu saya terus berharap, seluruh lembaga-lembaga pendidikan, pondok pesantren, harus selalu beradaptasi dengan perubahan, dengan perkembangan ilmu dan teknnologi, yang ini tidak bisa kita hindari,” kata Bupati Yuhronur, Selasa (25/10/2022) tadi.
Baca juga:
- Pemkab Lamongan Terus Konsisten Tingkatkan Perbaikan Infrastruktur Jalan
- Dorong Kemajuan Pendidikan, Pemkab Lamongan Sambut Kedatangan 713 Mahasiswa Unair
- Bupati Lamongan Kick Off SPPT PBB P2 Tahun 2026
- Bupati Yuhronur Resmikan Air Mancur Menari di Kawasan Gajah Mada Lamongan
- Bupati Yuhronur Resmikan 2 Gedung Baru Hasil Hibah di Polres Lamongan
Ditambahkan Bupati Lamongan, bekal penting yang harus dimiliki adalah ilmu agama, dimana ilmu agama ini menjadi landasan dasar. Dirinya juga meyakini, bahwa hal tersebut sejalan dengan akan didirikannya Pondok Pesantren KH Abdurrahman Wahid, yang menurut beliau akan mampu membekali santri selain dengan ilmu agama juga dengan ilmu pengetahuan lainnya.
“Bekal yang penting adalah ilmu agama, dengan demikian kita mempunyai landasan akhlak yang baik. Selain itu, kita juga harus punya knowledge, pengetahuan dan skill ataupun kemampuan untuk terus berinteraksi dengan keadaan. Saya yakin harapan ini akan sejalan dengan apa yang menjadikan dasar didirikannya ponpes ini, yang ke depannya akan bisa membekali ilmu agama maupun ilmu-ilmu pengetahuan yang lain, sehingga akan muncul santri-santri yang benar-benar mempunyai kekuatan pengetahuan dan wawasan yang benar,” tambahnya.
Bertepatan dengan momen Hari Santri dan juga Maulid Nabi Muhammad SAW, dikatakan Bupati Yuhronur, ini merupakan motivasi agar pondok pesantren yang akan dibangun dapat berkembang dengan baik. Beliau juga berharap agar Pondok Pesantren KH Abdurrahman Wahid dapat segera selesai dibangun dan ditempati.
“Selamat atas kegiatan peletakan batu pertama Pondok Pesantren KH Abddurrahman Wahid, mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama pondok pesantren ini sudah bisa dimanfaatkan, sudah bisa ditempati, dan tentu sudah bisa memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat,” harapnya. (zen/sit)

Pemerintahan7 tahunPemkab Gelar Seminar Sejarah Gajah Mada Putra Lamongan, Ketua Lesbumi PBNU Agus Sunyoto Ungkap fakta-fakta Baru Gajah Mada di Lamongan
Pemerintahan7 tahunBengawan Solo Diduga Tercemar Limbah Tekstil dari Jawa Tengah, Pemkab Lamongan Imbau Petani Tak Gunakan Air Sementara Waktu
Pemerintahan6 tahunMaksimalkan Pelayanan saat Covid-19, Disdukcapil Lamongan Manfaatkan Aplikasi Sego Boran
Pemerintahan6 tahunBupati Fadeli Tegaskan Target Kinerja Wajib Dipenuhi, Canangkan Zona Integritas dan Penyerahan Penghargaan SAKIP Perangkat Daerah 2019
Lamongan12 bulanBeasiswa Perintis Dimulai, Bupati Lamongan Tambah Anggaran hingga Total Rp 7,5 Miliar
Lamongan11 bulanBupati Lamongan Tegaskan Gerakan Pramuka Solusi Menciptakan Generasi Tangguh
Lamongan11 bulanSemarakkan HUT Kemerdekaan, Bupati Lamongan Berangkatkan Lomba Gerak Jalan Tingkat SD
Kabar Desa11 bulanMas Dirham Ajak Kader Muhammadiyah Berperan Aktif dalam Membangun Lamongan















