Lamongan
Bantu Warga Terdampak Banjir di Delapan Kecamatan, Pemkab Lamongan Gelontorkan Bantuan Sembako

Memontum Lamongan – Pemkab Lamongan melalui BPBD Kabupaten Lamongan menyalurkan 3.200 bantuan Sembako untuk tiga kecamatan, masing-masing Kecamatan Turi, Kalitengah dan Kecamatan Karangbinangun, Sabtu (25/02/2023) tadi. Bantuan yang diberangkatkan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi dari Pendopo Lokatantra, untuk membantu warga yang terdampak musibah banjir.
Melalui bantuan berupa Sembako itu, diharapkan nantinya mampu membantu sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir di Kabupaten Lamongan. “Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan konkrit. Ini juga sebagai bentuk kepedulian yang kita berikan, untuk dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak banjir. Kita tahu, bahwa persoalan banjir ini tidak sesederhana yang kita perkirakan, meskipun penanganannya memang secara komprehensif yang kita lakukan,” jelas Bupati Yuhronur.
Dijelaskannya, bahwa selain sinergi dengan Pemprov, BBWS, juga Kementerian PUPR, hal yang saat ini bisa dilaksanakan Pemkab Lamongan dalam percepatan penaganan banjir, adalah upaya memperlancar saluran air. Lalu, memberikan bantuan bahan pokok, memberikan alat transportasi perahu, juga pelayanan kesehatan.
Baca juga:
- Pemkab Lamongan Terus Konsisten Tingkatkan Perbaikan Infrastruktur Jalan
- Dorong Kemajuan Pendidikan, Pemkab Lamongan Sambut Kedatangan 713 Mahasiswa Unair
- Bupati Lamongan Kick Off SPPT PBB P2 Tahun 2026
- Bupati Yuhronur Resmikan Air Mancur Menari di Kawasan Gajah Mada Lamongan
- Bupati Yuhronur Resmikan 2 Gedung Baru Hasil Hibah di Polres Lamongan
Berbeda dengan tahun sebelumnya, curah hujan juga debit air yang masuk ke lintasan Bengawan Jero, saat ini dikatakan lebih tinggi. “Kita bersama terus bersemangat dan berdedikasi. Sehingga, banjir ini bisa segera diatasi. Terima kasih teman-teman semua yang sudah bekerja di lapangan,” imbuhnya.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lamongan, Dianto Hari Wibowo, menambahkan bahwa total bantuan yang disalurkan sudah sebanyak 6.500 paket Sembako dan 70 ton beras. Bantuan itu diberikan untuk warga di delapan kecamatan yang terdampak banjir. Yakni, mulai Kecamatan Turi, Kalitengah, Karangbinangun, Deket, Glagah, Karanggeneng, Babat dan Kecamatan Laren.
“Total bantuan yang kemudian kita salurkan sebanyak 6.500 paket dan 70 ton beras. Pertama kemarin (Kecamatan Deket) sudah kita salurkan 1.200 paket dan 17 ton beras. Hari ini akan kembali kita luncurkan sisanya secara bertahap,” ujar Dianto.
Berdasarkan data dari BPBD Lamongan, hingga kemarin terdapat 59 desa di delapan kecamatan yang tercatat terendam dengan ketinggian air 16 sentimeter hingga 75 sentimeter. Dari kejadian itu, sekitar 6.627 rumah terendam, 55 gedung sekolah, 22 tempat ibadah, 8.424 lahan tambak, serta 7 fasilitas kesehatan yang terimbas. (zen/gie)

Pemerintahan7 tahunPemkab Gelar Seminar Sejarah Gajah Mada Putra Lamongan, Ketua Lesbumi PBNU Agus Sunyoto Ungkap fakta-fakta Baru Gajah Mada di Lamongan
Pemerintahan7 tahunBengawan Solo Diduga Tercemar Limbah Tekstil dari Jawa Tengah, Pemkab Lamongan Imbau Petani Tak Gunakan Air Sementara Waktu
Pemerintahan6 tahunMaksimalkan Pelayanan saat Covid-19, Disdukcapil Lamongan Manfaatkan Aplikasi Sego Boran
Pemerintahan6 tahunBupati Fadeli Tegaskan Target Kinerja Wajib Dipenuhi, Canangkan Zona Integritas dan Penyerahan Penghargaan SAKIP Perangkat Daerah 2019
Lamongan12 bulanBeasiswa Perintis Dimulai, Bupati Lamongan Tambah Anggaran hingga Total Rp 7,5 Miliar
Lamongan11 bulanBupati Lamongan Tegaskan Gerakan Pramuka Solusi Menciptakan Generasi Tangguh
Lamongan11 bulanSemarakkan HUT Kemerdekaan, Bupati Lamongan Berangkatkan Lomba Gerak Jalan Tingkat SD
Kabar Desa11 bulanMas Dirham Ajak Kader Muhammadiyah Berperan Aktif dalam Membangun Lamongan















