Lamongan
Bupati Lamongan Ajak Seluruh Kades Tingkatkan Status Desa Mandiri melalui Desa Berjaya

Memontum Lamongan – Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengajak seluruh Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Lamongan untuk bersinergi mewujudkan Desa Berjaya (Maju, Mandiri dan Sejahtera). Ajakan tersebut, disampaikannya dihadapan Kades se-Kabupaten Lamongan, saat Halal Bihalal Kepala Desa Se-Kabupaten Lamongan di Aula Pertemuan Gajah Mada Pemkab Lamongan, Rabu (18/05/2022) tadi.
Menurutnya, Desa Berjaya yang merupakan salah satu program prioritas ini, diharapkan mampu mempercepat pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat desa. Apalagi, program tersebut akan ditunjang dengan bantuan dana dusun oleh Pemkab Lamongan.
“Dua tahun kita diterpa wabah Pandemi Covid-19 dan selama itu pula kita stagnan tidak ada pembangunan fisik. Untuk itu, mulai tahun ini kita akan memulainya. Termasuk, pemberian dana dusun, sehingga cita-cita mewujudkan desa berjaya dapat segera tercapai. Mari kita wujudkan program desa berjaya sesuai visi misi saya bersama Pak Rouf,” tegasnya.
Untuk mewujudkan itu semua, lanjut Bupati Yuhronur, diperlukan sinergi seluruh pihak agar desa di Lamongan terus bangkit menjadi Desa Mandiri. “Saya yakin, ini semua dapat terwujud. bersama memfasilitasi dan bersinergi agar desa di Lamongan menjadi desa mandiri,” imbuhnya.
Baca juga :
- Pemkab Lamongan Terus Konsisten Tingkatkan Perbaikan Infrastruktur Jalan
- Dorong Kemajuan Pendidikan, Pemkab Lamongan Sambut Kedatangan 713 Mahasiswa Unair
- Bupati Lamongan Kick Off SPPT PBB P2 Tahun 2026
- Bupati Yuhronur Resmikan Air Mancur Menari di Kawasan Gajah Mada Lamongan
- Bupati Yuhronur Resmikan 2 Gedung Baru Hasil Hibah di Polres Lamongan
Sesuai arahan Bupati Lamongan, Kepala Dinas Pemberdayaan Desa Kabupaten Lamongan, Mohammad Zamroni, pun akan berupaya seoptimal mungkin dalam mewujudkan kejayaan Lamongan melalui Desa Berjaya. Menurutnya, pertemuan perdana dengan para kades setelah dilantik menjadi Kadis PMD menjadi momen terbaik untuk menjalin sinergi dalam mewujudkan kejayaan Lamongan yang berkeadilan.
“Ini merupakan momen yang sangat bagus sekali bagi saya karena saya bisa ketemu dan bisa silaturahmi dengan seluruh kepala desa secara langsung. Program Desa Berjaya sendiri dimaksudkan untuk mempertahankan status desa mandiri sekaligus memperbanyak capaian desa mandiri dengan mengurangi status desa berkembang menjadi maju serta mendorong status desa maju menjadi mandiri,” ujar Moh Zamroni.
Moh Zamroni juga mengungkapkan, bahwa berdasarkan data Indeks Desa Membangun (IDM) Tahun 2021, status desa mandiri di Kabupaten Lamongan sebanyak 34 desa, 158 desa berstatus maju dan 271 desa berkembang.
Dalam kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Lamongan tersebut, turut dihadiri Wabup Abdul Rouf, Sekda Moh Nalikan, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKAD) Khusnul Yaqin serta seluruh Kades se-Kabupaten Lamongan. (zen/sit)

Pemerintahan7 tahunPemkab Gelar Seminar Sejarah Gajah Mada Putra Lamongan, Ketua Lesbumi PBNU Agus Sunyoto Ungkap fakta-fakta Baru Gajah Mada di Lamongan
Pemerintahan7 tahunBengawan Solo Diduga Tercemar Limbah Tekstil dari Jawa Tengah, Pemkab Lamongan Imbau Petani Tak Gunakan Air Sementara Waktu
Pemerintahan6 tahunMaksimalkan Pelayanan saat Covid-19, Disdukcapil Lamongan Manfaatkan Aplikasi Sego Boran
Pemerintahan7 tahunBupati Fadeli Tegaskan Target Kinerja Wajib Dipenuhi, Canangkan Zona Integritas dan Penyerahan Penghargaan SAKIP Perangkat Daerah 2019
Lamongan12 bulanBeasiswa Perintis Dimulai, Bupati Lamongan Tambah Anggaran hingga Total Rp 7,5 Miliar
Lamongan11 bulanBupati Lamongan Tegaskan Gerakan Pramuka Solusi Menciptakan Generasi Tangguh
Lamongan11 bulanSemarakkan HUT Kemerdekaan, Bupati Lamongan Berangkatkan Lomba Gerak Jalan Tingkat SD
Kabar Desa11 bulanMas Dirham Ajak Kader Muhammadiyah Berperan Aktif dalam Membangun Lamongan















