Lamongan
Bupati Yuhronur Tekankan Penguatan Digitalisasi dan Pengembangan SDM pada Rakerda Dekopinda Lamongan

Memontum Lamongan – Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menekankan keharusan digitalisasi serta pengembangan SDM saat membuka Rakerda (Rapat Kerja Daerah) Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda), Rabu (23/02/2022) di Pendopo Lokatantra, Kabupaten Lamongan.
Menurutnya, digitalisasi merupakan sebuah keharusan dilakukan pada setiap lini organisasi di Kabupaten Lamongan. Selain digitalisasi, pengembangan kapasitas SDM yang kuat juga dianggap sangat diperlukan untuk mengimbangi jalannya koperasi sebagai salah satu penggerak perekonomian.
“Saya terus mendorong Dekopinda untuk terus memotivasi dan mendorong agar semua koperasi ini bisa berbasis digital. Pemahaman untuk sebuah koperasi adalah sebagai wadah untuk menggerakkan ekonomi melalui gotong royong. Untuk menjaga pertumbuhan ekonomi di Lamongan, tentu harus diikuti dan diimbangi oleh SDM yang kuat,” ucapnya.
Baca juga:
- Pemkab Lamongan Terus Konsisten Tingkatkan Perbaikan Infrastruktur Jalan
- Dorong Kemajuan Pendidikan, Pemkab Lamongan Sambut Kedatangan 713 Mahasiswa Unair
- Bupati Lamongan Kick Off SPPT PBB P2 Tahun 2026
- Bupati Yuhronur Resmikan Air Mancur Menari di Kawasan Gajah Mada Lamongan
- Bupati Yuhronur Resmikan 2 Gedung Baru Hasil Hibah di Polres Lamongan
Dekopinda yang merupakan mitra strategis pemerintah daerah, diungkapkan Bupati Yuhronur memiliki bagian mewujudkan misi Kemandirian Ekonomi Daerah Melalui Optimalisasi Potensi Unggulan Daerah. “Saya berharap Dekopinda mampu menampung aspirasi anggota dan turut serta mempertahankan pertumbuhan ekonomi secara bergotong-royong,” harapnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Dekopinwil Jatim, Slamet Sutanto menyatakan bahwa koperasi mempunyai sebuah jati diri yang sangat berbeda dari pelaku ekonomi lainnya. “Koperasi mempunyai satu jati diri yang sangat berbeda dengan pelaku ekonomi yang lain. Koperasi memiliki arti gotong royong, kerjasama, saling menolong. Jadi koperasi ini dimiliki sama-sama, dikelola bersama, diawasi bersama, dipertanggungjawabkan bersama, dan kalau berhasil ya kita bagi bersama. Jadi keuangan ini dari daerah dan untuk daerah, kalau swasta masih mungkin hasilnya dirasakan di luar daerah,” terangnya.
Selain itu, dikatakan Ketua Dekopinda Lamongan, Siswo, bahwa tema Rakerda pertama Dekopinda yang dilantik Desember 2021 ini adalah membangun sinergitas gerakan koperasi di Kabupaten Lamongan menuju digitalisasi koperasi.
“Dekopinda memiliki fungsi edukasi, fasilitasi dan advikasi. Kami ingin bersama pemerintah mewujudkan koperasi yang aktif, sehat, berkualitas dan mandiri di Lamongan. Dengan mengambil bagian dalam peningkatan perekonomian di Lamongan,” kata Siswo.
Dari jumlah 1.334 koperasi di Lamongan terdapat kurang lebih 1.000 koperasi aktif. Beberapa diantaranya memiliki aset tertinggi yakni KPRI Babat dan Primkopol, juga Koperasi Konsumen Wanita Amalia, Desa Kandangrejo, Kecamatan Kedungpring dan Koperasi Wanita Sejahtera, Desa Lamtukan, Kecamatan Karanggeneng. (zen/gie)

Pemerintahan7 tahunPemkab Gelar Seminar Sejarah Gajah Mada Putra Lamongan, Ketua Lesbumi PBNU Agus Sunyoto Ungkap fakta-fakta Baru Gajah Mada di Lamongan
Pemerintahan7 tahunBengawan Solo Diduga Tercemar Limbah Tekstil dari Jawa Tengah, Pemkab Lamongan Imbau Petani Tak Gunakan Air Sementara Waktu
Pemerintahan6 tahunMaksimalkan Pelayanan saat Covid-19, Disdukcapil Lamongan Manfaatkan Aplikasi Sego Boran
Pemerintahan6 tahunBupati Fadeli Tegaskan Target Kinerja Wajib Dipenuhi, Canangkan Zona Integritas dan Penyerahan Penghargaan SAKIP Perangkat Daerah 2019
Lamongan12 bulanBeasiswa Perintis Dimulai, Bupati Lamongan Tambah Anggaran hingga Total Rp 7,5 Miliar
Lamongan11 bulanBupati Lamongan Tegaskan Gerakan Pramuka Solusi Menciptakan Generasi Tangguh
Lamongan11 bulanSemarakkan HUT Kemerdekaan, Bupati Lamongan Berangkatkan Lomba Gerak Jalan Tingkat SD
Kabar Desa11 bulanMas Dirham Ajak Kader Muhammadiyah Berperan Aktif dalam Membangun Lamongan















