Pemerintahan
Bupati Lamongan Didampingi Wabup dan BRI Lakukan Pencanangan Penanaman Bambu

Memontum Lamongan – Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, bersama Wakil Bupati (Wabup), Abdul Rouf dan Pimpinan Wilayah BRI Surabaya, Triswahyu Herlina, melakukan Gerakan Menanam Pohon Bambu di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tambakrigadung, Kecamatan Tikung, Rabu (16/06) tadi.
Sekitar 1.400 pohon bambu, disiapkan guna mendukung kegiatan yang juga dilaksanakan di empat kecamatan berbeda di Kabupaten Lamongan. Yakni, Kecamatan Tikung, Kembangbahu, Sugio dan Kecamatan Sukodadi.
Baca juga:
- Pemkab Lamongan Terus Konsisten Tingkatkan Perbaikan Infrastruktur Jalan
- Dorong Kemajuan Pendidikan, Pemkab Lamongan Sambut Kedatangan 713 Mahasiswa Unair
- Bupati Lamongan Kick Off SPPT PBB P2 Tahun 2026
Bupati Yuhronur, dalam sambutannya mengatakan, gerakan tanam pohon melalui program mengetuk pintu langit brilian, inisiasi Kanwil BRI Surabaya. Selain sebagai bentuk pemulihan ekosistem, juga sebagai bentuk pengembalian fungsi ekosistem untuk menciptakan penghidupan berkelanjutan.
Begitu pula, tambah Bupati, pemilihan pohonnya, pemilihan bambu dirasa sangat tepat dan efektif. Karena, selain memiliki resapan air paling bagus, bambu juga dapat menangkal tanah longsor dan angin puting beliung.
“Kenapa harus bambu? Yang saya tahu, bambu ini lebih efektif dibanding pohon lainnya untuk mendapatkan udara lebih jernih dan bersih. Akan sangat sesuai dengan kondisi tanah kita, secara spesifik bambu di tanam untuk menagkal tanah longsor dan angin puting beliung dan menangkal radikal bebas. Pohon bambu juga terbukti kuat,” ungkapnya.
Bupati Yuhronur juga mengungkapkan, penanaman pohon di TPA Tambakrigadung ini, selain bermanfaat untuk merestorasi ekosistem juga dinilai sangat bermanfaat untuk masyarakat. “Seperti yang kita tahu, banyak sekali kemanfaatan pohon bambu, mulai dari akarnya, batangnya bisa dimanfaatkan semuanya,” terangnya.
Lebih lanjut Yuhronur menerangkan, selain TPA Tambakrigadung, Pemkab Lamongan juga memiliki Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPSP). Lokasi ini dapat mengolah 50 ton sampah, setiap harinya dan sampah yang tidak dapat diolah di TPSP akan dikirimkan ke TPA ini.
Pimpinan Wilayah BRI Surabaya, Triswahyu Herlina, dalam sambutannya mengungkapkan kegiatan menanam dilakukan mengingat pentingnya untuk memperbaiki kondisi iklim yang semakin tahun semakin naik suhunya. Sehingga, dengan menanam kondisi iklim kembali sejuk dan hijau kembali.
“Mengapa kami menanam? Karena kita perlu memperbaiki kondisi iklim kita. Jika tidak dihijaukan, maka akan panas. Ke depan, semoga penanaman pohon bambu ini dapat memberi kemanfaatan untuk daerah dan masyarakat sekitar,” harapnya.
Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Lingkungan Hidup sejak Januari 2021, telah menanam sebanyak 15 ribu pohon dengan berbagai jenis tanaman. Seperti pohon trembesi, sukun serta mangga yang tersebar di seluruh kabupaten. (fjr/zen/ed2)

Pemerintahan7 tahunPemkab Gelar Seminar Sejarah Gajah Mada Putra Lamongan, Ketua Lesbumi PBNU Agus Sunyoto Ungkap fakta-fakta Baru Gajah Mada di Lamongan
Pemerintahan7 tahunBengawan Solo Diduga Tercemar Limbah Tekstil dari Jawa Tengah, Pemkab Lamongan Imbau Petani Tak Gunakan Air Sementara Waktu
Pemerintahan6 tahunMaksimalkan Pelayanan saat Covid-19, Disdukcapil Lamongan Manfaatkan Aplikasi Sego Boran
Pemerintahan6 tahunBupati Fadeli Tegaskan Target Kinerja Wajib Dipenuhi, Canangkan Zona Integritas dan Penyerahan Penghargaan SAKIP Perangkat Daerah 2019
Lamongan12 bulanBeasiswa Perintis Dimulai, Bupati Lamongan Tambah Anggaran hingga Total Rp 7,5 Miliar
Lamongan11 bulanBupati Lamongan Tegaskan Gerakan Pramuka Solusi Menciptakan Generasi Tangguh
Lamongan11 bulanSemarakkan HUT Kemerdekaan, Bupati Lamongan Berangkatkan Lomba Gerak Jalan Tingkat SD
Kabar Desa11 bulanMas Dirham Ajak Kader Muhammadiyah Berperan Aktif dalam Membangun Lamongan















