Connect with us

Kabar Desa

Festival Buah dan Hasil Bumi di Desa Latukan Harus Jadi Ikon Desa di Lamongan

Diterbitkan

||

Festival Buah dan Hasil Bumi di Desa Latukan Harus Jadi Ikon Desa di Lamongan

Memontum Lamongan – Latukan, sebuah nama diantara desa dibelahan wilayah kabupaten Lamongan yang mempunyai brand penghasil buah-buahan terbaik yang patut untuk dibanggakan. Sebagai salah satu desa dengan komoditas utamanya adalah semangka.

Dalam kaidah itu, maka masyarakat terutama pemuda desa tergerak untuk berinovasi agar brand penghasil buah sebagai icon yang dimiliki desa bisa dikenal oleh khalayak luas.

Dalam hal ini tentu tak lepas dari campur tangan pemerintah desa dengan cara memfasilitasi gagasan masyarakatnya diantaranya dengan menggelar Festival Buah Latukan disetiap tahun.

Festival yang dilaksanakan kedua kalinya ini digelar dengan menghadirkan setidaknya 16 gunungan buah-buahan hasil bumi, yakni 15 gunungan dari masing-masing RT yang sebelumnya di lombakan dan 1 gunungan yang disiapkan oleh Pemerintah Desa Latukan.

Sejak pagi, panitia tampak disibukan menyambut masyarakat yang hadir untuk menikmati semangka. Mulai pagi diawali dengan petik buah langsung di sawah, timbang dan bayar. Kemudian dilanjutkan dengan doa bersama dan makan gratis 16 gunungan buah yang sudah disediakan.

”Alhamdulillah pada tahun ini kita diberikan rahmat oleh Allah SWT bisa panen kembali setelah tahun lalu sempat gagal panen. Kemarin Minggu (3/11/2019), kita kembali mengadakan syukuran agar pada tahun-tahun selanjutnya di berikan keberhasilan yang melimpah,” kata Muhammad Jiono Kepala Desa Latukan.

Sebagai wujud syukur kami, Kata Mujiono, kemarin kita menggelar doa bersama dan festival buah dwngan menyediakan 16 gunungan buah yang terdiri dari buah semangka, melon, blewa dan sunrise untuk masyarakat yang datang secara gratis meskipun dari kota lain.

Ditegaskan olehnya, acara Tasyakuran yang dikemas menjadi sebuah festival buah ini adalah sebagai wujud syukur kepada Allah S.W.T atas hasil panen yang begitu melimpah.

“Terima kasih juga atas partisipasi warga dari Gresik, Bojonegoro, Jombang dan Tuban, serta warga Lamongan khususnya yang telah hadir di desa kami. Antusias warga yang besar, membuat panitia berencana akan membuat lagi festifal buah yang lebih besar ditahun depan Mudah-mudahan dengan syukuran ini, Allah S.W.T menambahkan rizki yang melimpah,” kata Kepala Desa terpilih kedua kali periode ini. (Selasa, (5/11/2019).

Selain itu, Bupati Lamongan saat menghadiri acara tersebut mengungkapkan untuk kesetabilan harga buah, Fadeli menekankan, upaya yang lakukan adalah menjalin kerjasama dengan PT. Sari Buah, seperti haknya yang disampaikan oleh perwakilan panitia penyelenggara festival, ini harus kita dorong. Kita mencarikan jalan keluarnya, salah satunya soal ketahanan buahnya.

“Kalau bisa, hasil bumi buah di desa latukan ini kekuatan dan ketahananya harus kuat sampai tiga minggu. Soal kerjasama dengan PT. Sari Buah nanti kita bisa tindak lanjuti secara bersama-sama,” ungkapnya.

” Sebagai Bumdes percontohan harus di tingkatkan dan di tumbuh kembangkan, Pemuda desa harus tetap kerja keras sebagai generasi penerus bangsa, agar tidak ketinggalan dengan teknologi khususnya teknologi informasi dan untuk Bumdes di Desa Latukan supaya terus ditingkatkan kinerjanya,” pesan Fadeli menegaskan. (tyo/zen/yan)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler