Connect with us

Pemerintahan

Bupati Lamongan Buka Pameran UKM dan Produk Kreatif Inovasi Santri

Diterbitkan

||

Bupati Lamongan Buka Pameran UKM dan Produk Kreatif Inovasi Santri

Memontum Lamongan – Bupati Lamongan Fadeli secara resmi membuka gelaran pameran Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan produk inovasi santri di Alun-alun Kabupaten Lamongan usai menjadi inspektur upacara Apel Hari Santri 2019, Selasa (22/10/2019).

Pameran UKM yang diikuti berbagai lembaga seperti DPC NU Lamongan, DPC NU Babat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kementrian Agama Lamongan dan Dinas Koperasi dan UKM tersebut menampilkan berbagai produk kreatif.

Puluhan produk kreatif dari berbagai UKM ditampilkan. Seperti sarung tenun ikat khas Lamongan, songkok, tas, buku dan kitab pesantren, serta aneka makanan dan minuman serta inovasi lainnya.

Fadeli berharap agar santri mentransformasi diri, menjadi lebih modern, milenial. Yakni dengan menjadi santri yang inovatif, dapat menciptakan produk-produk daya guna, sehingga menciptakan peluang pekerjaan untuk sesama.

“Santri milenial itu harus menjadi santri yang kreatif, menciptakan inovasi produk daya guna sehingga secara tidak langsung dapat menciptakan peluang pekerjaan untuk sesamanya,” imbuhnya

Dia memberi apresiasi kepada panitia peringatan Hari Santri tahun ini menyelenggarakan rangkaian acara dengan lebih baik. Sehingga ada kegiatan seminar, pameran produk inovatif dan pawa taaruf.

Sementara usai membacakan sambutan Sekjen Kementerian Agama M Nur Kholis, Bupati Fadeli menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya Ir. H. Joko Widodo dan K.H. Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024.

Di sisi lain, dia juga sampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, jajaran TNI dan Polri serta anggota Banser yang telah turut berpartisipasi dalam menjaga Lamongan tetap aman dan kondusif.

“Hari Santri ini merupakan momen bagi kita semua untuk memperbaiki diri. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk jajaran TNI dan Polri, Banser yang turut berpartisipasi menjaga lamongan. Bahkan kita dapat menggelar Pilkades serentak 385 desa secara aman dan kondusif,” ujar Fadeli.

Apel Hari Santri kali ini juga diwarnai dengan penampilan kemampuan dari anggota Perguruan Pencak Silat Pagar Nusa. Salah satunya atraksi seorang pendekar menarik mobil bak terbuka yang dinaiki Forkopimda hanya dengan menggunakan giginya. (tyo/zen)

 

Pemerintahan

Komposisi Pimpinan DPRD Lamongan Akhirnya Sudah Lengkap

Diterbitkan

||

Komposisi Pimpinan DPRD Lamongan Akhirnya Sudah Lengkap

Memontum Lamongan – Wiji, dari Partai Amanat Nasional (PAN) diambil sumpahnya menjadi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lamongan. Pengambilan sumpah yang dipandu Ketua Pengadilan Negeri Lamongan Muhammad Sainal tersebut dilakukan lewat Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah/Janji Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lamongan Masa Jabatan 2019-2024, Kamis (12/12/2019).

Hal ini sesuai Keputusan Gubernur Jawa Tmur Nomor 171.413/1573/011.2/2019 tentang Peresmian Pengangkatan Wakil DPRD Kabupaten Lamongan Masa Jabatan Tahun 2019-2024.

Bersama dengan dua wakil ketua lainnya Retno Wardhani dan H Darwoto yang telah dilantik september silam, Wiji melengkapi komposisi pimpinan DPRD Kabupaten Lamongan masa jabatan 2019-2024.

Ketua DPRD Kabupaten Lamongan, H. Abdul Ghofur menyampaikan harapannya, dengan terbentuknya pimpinan DPRD Kabupaten Lamongan masa jabatan 2019-2024, pimpinan dan anggota DPRD akan semakin solid. Sehingga berbagai problematika dapat diselesaikan secara baik melalui pertimbangan dari para wakil ketua DPRD.

“Kita semua baru saja mengikuti prosesi pengambilan sumpah/janji wakil ketua DPRD Kabupaten Lamongan atas nama Wiji dari partai PAN. Harapan kami, pimpinan dan anggota DPRD semakin solid,” ungkapnya.

Dengan lengkapnya Pimpinan DPRD, dia juga berharap pelaksanaan pemerintahan dan tugas-tugas kedewanan yang diamatkan rakyat dapat terlaksana dengan baik, serta hubungan DPRD dengan pemerintah semakin harmonis. Yakni bersama membangun Lamongan semakin sejahtera dan berdaya saing.

Sementara itu Bupati Lamongan Fadeli mengamanahkan perlunya penyatuan tenaga dan pemikiran serta harmonisasi langkah baik eksekutif maupun legislatif demi mewujudkan visi kabupaten Lamongan lebih sejahtera dan berdaya saing. Terutama di tengah tantangan dan tugas yang semakin kompleks.

“Saya ucapkan selamat kepada Saudara Wiji yang telah diambil sumpahnya sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lamongan masa jabatan 2019-2024. Selamat bekerja dan bertugas, selali menjalankan amanah,” ujarnya.

Dia berharap kerjasama yang selama ini sudah baik, untuk terus ditingkatkan. Terutama dalam membangun Kabupaten Lamongan.

“Dukungan dari seluruh pimpinan dan anggota selama ini telah membawa kemajuan yang signifikan. Hal ini dapat terlihat dari berbagai prestasi dan penghargaan yang telah kita raih,” ujarnya. (dc/zen/yan)

 

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Komisi C Temukan Progres Pengerjaan Sejumlah Proyek Pemkab Lamongan Masih di Bawah 65 Persen

Diterbitkan

||

Komisi C Temukan Progres Pengerjaan Sejumlah Proyek Pemkab Lamongan Masih di Bawah 65 Persen

Memontum Lamongan – Komisi C DPRD Lamongan gelar sidak ke sejumlah proyek milik Pemkab Lamongan. Kendati, saat ini sudah memasuki minggu kedua akhir tahun 2019 agar dikebut dan dituntaskan sesuai target pengerjaan. Namun, ditemukan dari sejumlah proyek hingga Rabu (11/12/2019), pengerjaannya masih ada yang di bawah 65-80 persen.

“Ini kan hampir memasuki akhir tahun, tapi beberapa (proyek) kita nilai masih cukup lambat pengerjaannya,” beber Ketua Komisi C DPRD Lamongan, M Burhanuddin.

Menurut politikus PKB ini, setidaknya ada dua proyek dengan anggaran di atas Rp 1 miliar yang masih 65 persen pengerjaannya. Diantaranya, pembangunan Pasar Ikan Lamongan senilai Rp 4,7 miliar, dan pembangunan gedung PMK yang menelan anggaran Rp 2,2 miliar.

“Masih kurang 35 persen. Artinya dengan waktu yang ada, progres tiap harinya harus lebih dari satu persen,” Ujarnya.

Sementara proyek Jembatan Ngangkrik-Balun dengan anggaran Rp 1 miliar lebih dan Lapangan Sidoharjo Rp 433 juta, juga masih 70 persen pengerjaannya.

“Kita minta kepada rekanan untuk mempercepat pengerjaan, karena progresnya masih rendah. Selain itu, kita juga meminta kepada rekanan untuk memperbaiki kualitas pekerjaan,” Harapnya menegaskan.

Selain itu, Burhan menyatakan, pihaknya ingin mengantisipasi adanya kemoloran proyek. Komisi C melakukan sidak ke lima titik proyek untuk memastikan progres dan kualitas pengerjaannya.

“Kita tidak ingin hanya laporan tertulis saja. Tapi kita ingin melihat secara langsung. Ternyata memang ada proyek yang progressnya masih lamban,” pungkasnya menandaskan. (tyo/zen/yan)

 

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

130 Pelamar PAI Non PNS Kemenag Lamongan Jalani Tes Wawancara

Diterbitkan

||

130 Pelamar PAI Non PNS Kemenag Lamongan Jalani Tes Wawancara

Memontum Lamongan – Sebanyak 130 pelamar Penyuluh Agama Islam (PAI) non PNS yang mendaftar melalui Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lamongan, mengikuti tes wawancara di Aula Kemenag setempat.

Kepala Kemenag Lamongan, H. Sholeh,M.Si didampingi Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, H. Khoirul Anam, Selasa (10/12/2019). Mengatakan rekrutmen Penyuluh Agama Islam non PNS tersebut menyusul habisnya masa kerja PAI rekrutmen 2017 yang berakhir Desember 2019.

Selanjutnya, Kata dia, Bimas Kemenag Lamongan melakukan evaluasi sebanyak 216 PAI, dan hasilnya ada 50 orang yang dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk diangkat kembali, sehingga dilakukan rekrutmen baru.

Selain itu, dijelaskan olehnya, sebelumnya pada tahapan tes tulis yang diikuti sebanyak 171 peserta dan yang dinyatakan lolos untuk mengiuti tes wawancara sebanyak 130 orang.

“Tes wawancara dilaksanakan maksimal 20 menit. Materi yang diujikan adalah pemahaman tentang wawasan kebangsaan, keagamaan dan wawasan peraturan perundang-undangan,” Ujar Khoirul Anam.

Tak hanya itu, dijelaskan Anam sapaan akrabnya, tes wawancara merupakan tahapan terakhir dalam proses rekrutmen PAI non PNS, sehingga untuk tahap selanjutnya adalah pengumuman kelulusan yang akan disampaikan secepatnya.

Sedangkan, terkait kuota yang dibutuhkan, kata dia, rekrutmen penyuluh agama untuk mengisi kekosongan sebanyak 48 orang yang ditempatkan di sejumlah kecamatan.

“Penyuluh Agama Islam yang kita cari harus memiliki pengetahuan agama yang luas, serta mengerti akan kebutuhan spritual masyarakat di wilayah binaannya masing-masing,” terangnya menegaskan.

Adapun tim penguji adalah Abdul Wahid Efendi (Kanwil Kemenag Propinsi Jatim), Sunhaji (Kasubag TU Kemenag Lamongan), dan Abd Ghofur (Kasi Pendma Kemenag Lamongan). (tyo/zen/yan)

 

Lanjutkan Membaca

Terpopuler