Connect with us

Pemerintahan

Ketua BWI Pusat Prof Muhammad Nuh Kukuhkan Pengurus BWI Perwakilan Lamongan

Diterbitkan

||

Ketua BWI Pusat Prof Muhammad Nuh Kukuhkan Pengurus BWI Perwakilan Lamongan

Memontum Lamongan – Kabupaten Lamongan dengan penduduk mayoritas muslim tentu sangat berpotensi memiliki wakaf yang besar untuk dikembangkan, sehingga jika dikelola secara profesional wakaf dapat menopang ekonomi masyarakat Lamongan, bahkan nasional.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Lamongan, Fadeli pada acara Pengukuhan Pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Kabupaten Lamongan Masa Jabatan 2019-2022 di Ruang Gajah Mada Pemkab Lamongan, Rabu (29/7/2020).

“Saya berharap kepada pengurus yang baru dilantik kedepannya dapat meningkatkan lagi kesadaran masyarakat untuk berwakaf. 99,6 persen masyarkat Lamongan beraga islam, jika wakaf ini dikelola dengan sungguh-sungguh dan profesional saya yakin akan menjadi besar. Untuk pembangunan sekolah, musholla maupun pesantren. Ini dapat menopang ekonomi masyarakat Lamongan, bahkan perekonomian nasional,” ujar Bupati.

Pengukuhan yang dilakukan langsung oleh Ketua BWI Pusat Prof Muhammad Nuh diterapkan dengan protokol kesehatan, yakni tetap memakai masker, menggunakan hand sanitizer, serta menjaga jarak aman.

Dalam sambutannya, Nuh mengamini apa yang disampaikan Bupati Fadeli, ia menjelaskan dampak besar jika masyarakat Indonesia berwakaf. Menurutnya, dengan wakaf dapat menambah surplus di akhirat kelak.

“Dengan berwakaf, infak dan shodaqoh berapapun itu insyaallah dapat menambah surplus kebaikan kita diakhirat,” ungkapnya.

Nuh juga mengajak masyarakat Lamongan untuk tetap bersyukur di tengah pandemi Covid-19 ini. Dimana saat ini tersirat makna runtuhnya keangkuhan yang awalnya individualis perlahan-lahan peduli terhadap sesama. Dimana tetap menekankan prinsip saling memberi, menerima dan menghargai.

“Ditengah pandemi Covid-19 saat ini perlunya kita menekan ego keangkuhan, saatnya saling peduli antar sesama. Pandemi ini contoh nyata manfaat wakaf, pemerintah dapat menyisihkan dana atau sisa APBD, bahkan mungkin ada infaq, shodaqoh maupun wakaf dari ASN, nah itu dapat kita simpan, bisa untuk dana pandemi seperti sekarang ini atau beasiswa untuk anak-anak Lamongan,” imbuhnya.

Sementara itu Ketua BWI Kabupaten Lamongan terlantik Sisyanto berharap dukungan dari seluruh jajaran pemerintahan juga masyarakat Lamongan agar kepengurusan baru ini dapat menyelesaikan tugas kerja secara profesional.

“Mohon doa dan dukungan bapak Bupati beserta jajarannya, serta masyarakat Lamongan agar kepengurusan baru ini dapat menyelesaikan tugas kerja sebaik-baiknya dan secara profesional,” tukasnya. (fjr/zen/yan)

 

Terpopuler