Connect with us

Hukum & Kriminal

Polres Tegaskan Tak Tebang Pilih Tangani Kasus Kecelakaan Maut Aspri Bupati Fadeli

Diterbitkan

||

Polres Tegaskan Tak Tebang Pilih Tangani Kasus Kecelakaan Maut Aspri Bupati Fadeli

Memontum Lamongan – Terkait insiden kecelakaan maut yang menewaskan seorang pemotor Karnawi oleh Asisten Pribadi (Aspri) Bupati Lamongan, Nur Kholis, Polres Lamongan menyatakan sikap dan berjanji tidak akan tebang pilih dalam menangani kasus kecelakaaan maut tersebut.

Hal itu ditegaskan Kasat Lantas Polres Lamongan, AKP Danu Anandito kepada awak media, Rabu (11/12/2019). Ia menyatakan penyelidikan kasus tersebut akan dilakukan sesuai prosedur kepolisian yang sudah ditetapkan.

“Kasusnya masih kita tangani dan tidak kami (Polres Lamongan.red) tidak akan tebang pilih dalam menangani kasus tersebut. Walaupun pelaku tak lain merupakan seorang Asisten Pribadinya Bupati Lamongan, Fadeli,” Katanya menengaskan, usai mengelar apel pagi di halaman Mapolres Lamongan.

Dijelaskan AKP Danu, biasa ia disapa, Mobil yang ditunggangi Aspri Bupati Fadeli, Nur Kholis itu berjenis Xpander, bernomor polisi S 1916 JO menabrak pemotor hingga tewas. Kecelakaan itu sendiri terjadi di perempatan jalan Lamongrejo, pada Selasa, (10/12/2019) Kemarin.

BACA : Aspri Bupati Fadeli Tabrak Pemotor Hingga Tewas, Diduga Ugal-ugalan, Gunakan Nopol Palsu

Tak hanya itu, Masih menurut AKP Danu, pelaku Nur Kholis saat ini sudah diperiksa secara maraton oleh tim penyidik. Namun, masih sampai saat ini, penyidik belum menetapkan sebagai tersangka.

“Untuk status tersangka bagi pelaku masih belum kita tetapkan. Karena, masih kami dalami terlebih dahulu kasusnya dan kita minta agar kawan-kawan media bersabar dulu,” Bebernya menegaskan.

Selain memeriksa Nur Kholis, Penyidik juga sudah meminta keterangan dari beberapa saksi dan sudah melakukan olah TKP. Bahkan, barang bukti juga sudah diamankan.

“Semua barang bukti juga sudah kita amankan, sementara hingga saat ini, pelaku masih dianggap kooperatif ketika dimintai keterangan oleh petugas,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakannya, terkait dengan nomor polisi kendaraan yang diubah oleh pelaku, AKP Danu mengaku masih mendalaminya.

“Intinya, kepolisian masih terus melakukan memeriksa dan kami minta kepada awak media untuk bersabar,” Pungkasnya menandaskan. (aju/zen/yan)

 

Terpopuler